Jakarta – Koordinator Tim Supervisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro R. Koesmedi Priharto memandang penerapan PPKM telah menurunkan angka penambahan kasus covid-19 harian di Indonesia.
Dimana diketahui dalam beberapa hari terakhir angka penambahan kasus baru secara nasional berkisar pada angka 5.000 kasus. Padahal sebelumnya angka penambahan kasus sempat menyentuh angka diatas 10.000.
“Dari angka epidemiologi yang ada di tim tracing dalam minggu ini, sudah masuk minggu keempat itu sudah turun terus tetapi kita belum yakin betul bahwa itu adalah angka terendah,” kata Koesmadi melalui video conference Satgas Covid-19 di Jakarta, Kamis 1 April 2021.
Koesmedi yang juga menjabat sebagai Kasubbid Tracing Satgas Covid-19 ini menyebut, meski penambahan kasus berkurang namun masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sebab peningkatan kasus bisa saja terjadi kembali.
Koesmadi mengatakan, sejumlah negara di Eropa belakangan kembali menerapkan lockdown setelah ditemukannya penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19. Padahal, sejumlah negara tersebut sempat mengalami tren penurunan kasus yang signifikan. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More
Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More
Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More
Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More