Jakarta – Koordinator Tim Supervisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro R. Koesmedi Priharto memandang penerapan PPKM telah menurunkan angka penambahan kasus covid-19 harian di Indonesia.
Dimana diketahui dalam beberapa hari terakhir angka penambahan kasus baru secara nasional berkisar pada angka 5.000 kasus. Padahal sebelumnya angka penambahan kasus sempat menyentuh angka diatas 10.000.
“Dari angka epidemiologi yang ada di tim tracing dalam minggu ini, sudah masuk minggu keempat itu sudah turun terus tetapi kita belum yakin betul bahwa itu adalah angka terendah,” kata Koesmadi melalui video conference Satgas Covid-19 di Jakarta, Kamis 1 April 2021.
Koesmedi yang juga menjabat sebagai Kasubbid Tracing Satgas Covid-19 ini menyebut, meski penambahan kasus berkurang namun masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sebab peningkatan kasus bisa saja terjadi kembali.
Koesmadi mengatakan, sejumlah negara di Eropa belakangan kembali menerapkan lockdown setelah ditemukannya penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19. Padahal, sejumlah negara tersebut sempat mengalami tren penurunan kasus yang signifikan. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More