Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. (Foto: istimewa)
Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diketahui telah memblokir sekitar 28.000 rekening pasif atau dormant sepanjang 2024. Rekening tersebut teridentifikasi sebagai rekening untuk transaksi judi online.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Komisoner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, mengatakan bahwa, pihaknya masih akan mempelajari lebih dalam terkait dengan mekanisme penanganan yang akan dilakukan oleh pihak bank dan risiko-risikonya.
“Kami belum melihat lebih lanjut mengenai bagaimana penanganan yang diperlukan oleh pihak bank dan kemudian risiko-risiko apa yang muncul dengan adanya hal tadi,” ucap Mahendra kepada media di Jakarta, 20 Mei 2025.
Baca juga: Begini Cara Mengaktifkan Kembali Rekening Dormant yang Diblokir PPATK
Lebih jauh Mahendra menegaskan OJK akan terus mendukung upaya pemblokiran rekening dormant tersebut jika memang terbukti melakukan kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan hukum.
“Tapi kalau mengenai upaya untuk basmi atau menghilangkan, katakanlah terbukanya atau tereksposnya bank kepada kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan hukum tentu kami mendukung ya,” imbuhnya.
Baca juga: Deteksi Rekening Dormant, Bank Mega Syariah Lakukan Hal Ini
Meski begitu, Mahendra menyebut, aksi pemblokiran rekening dormant yang dilakukan oleh PPATK tersebut bukan merupakan perintah khusus yang diajukan oleh OJK.
Namun, jika terkait dengan rekening yang terindikasi aktivitas ilegal seperti judi online, OJK telah melakukan pemblokiran terhadap 14.117 rekening di Maret 2025. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More