Categories: Ekonomi dan Bisnis

PP Properti WNA Tak Signifikan Dorong Industri

Jakarta–Keluarnya Peraturan Pemerintah No.103/2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia dinilai tak signifikan bagi pertumbuhan industri properti.

Analis Mandiri Sekuritas Liliana S. Bambang dan Rizky Hidayat menilai aturan baru tersebut hanya memberikan kelonggaran atas hak guna yang lebih lama dan panjang serta memberikan arahan dalam urusan warisan. Aturan itu menurut Riset Mandiri Sekuritas tidak membahas sama sekali porsi maupun harga kepemilikan WNA.

“Kami menilai masih tetap sulit bagi WNA untuk memiliki properti dan tetap tidak bankable karena adanya halangan pada hal warisan,” kata mereka dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa 13 Januari 2015.

Selain itu menurutnya masih terdapat risiko jika WNA tidak lagi memiliki izin tinggal. Mandiri Sekuritas meyakini ketertarikan WNA untuk membeli properti Indonesia masih akan minim karena risikonya yang masih tinggi.

“Karena itu, kami menilai dampak aturan itu akan minim,” tukasnya. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

View Comments

  • Including a Flame Glaze add-on will recreate the special effect seen on a fully-upgraded Cutter in the second game.

Recent Posts

AAJI Buka Pencalonan Ketua Baru, Siapa Kandidatnya?

Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More

5 hours ago

AAJI Beberkan Alasan Penunjukan 2 Plt Ketua Sekaligus

Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More

7 hours ago

Dana Riset Naik Jadi Rp12 T, DPR Apresiasi Langkah Prabowo Temui 1.200 Rektor

Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More

8 hours ago

Indeks INFOBANK15 Menguat 2 Persen Lebih, Hampir Seluruh Saham Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More

10 hours ago

IHSG Sepekan Menguat 1,55 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp16.512 T

Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More

10 hours ago

1 Dekade Modalku, Salurkan Pendanaan Rp9,2 Triliun ke 74 Ribu UKM

Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More

10 hours ago