Jakarta – Dalam mengantisipasi bisnis properti di tengah pandemi Covid-19, PT PP Properti Tbk akan menjalankan dua strategi memasuki paruh kedua 2021. Di sisi lain, pengembang properti ini membidik marketing sales Rp1,38 triliun dengan anggaran modal kerja (capital expenditure/capex) Rp438 miliar di tahun ini.
“Kontribusi terbesar marketing sales masih dari residensial. Capex akan digunakan untuk proyek carry over, diantaranya setoran modal anak perushaan sekitar 18%, mall dan edutainment 25%, hotel 19%, dan pembayaran tanah yang telah dimiliki sekitar 37%,” ujar Direktur Utama PP Properti, Sinur Linda Gustina dalam diskusi virtual, Kamis, 4 Februari 2021.
Ia mengungkapkan, dalam menjalankan strateginya, pada semester I-2021, perseroan akan fokus pada portfolio management atau pengelolaan portofolio. Selanjutnya pada semester II-2021, perseroan menjalankan strategi market development dan market penetration.
Menurut Linda, dengan adanya Vaksin Covid-19 akan meningkatkan aktivitas individu dan business group serta mampu mengaktifkan semua lini penggerak ekonomi. Vaksinasi yang efektif dapat membangkitkan kepercayaan diri untuk berinteraksi.
“Melakukan vaksinasi untuk semua lapisan masyarakat sangat memerlukan waktu, namun peran pemerintah Indonesia dan seluruh negara di dunia sangat terasa. Sehingga Kami optimis pada kuartal pertama 2021 dan selanjutnya semoga kondisi terus membaik,” ucap dia.
Linda menjelaskan, bahwa perseroan memiliki tiga lini bisnis yaitu residensial yang terdiri atas pengembangan kawasan, apartemen, dan rumah tapak (landed house). Lalu, mall & edutainment yang terdiri atas lifestyle mall dan edupark, serta hotel yang terdiri atas business and leisure hotel.
“Seluruh proyek yang kami kembangkan berada di lokasi strategis, terhubungan dengan lifestyle venue dan infrastuktur serta konektivitas internet yang mendukung kegiatan work from home (WFH),” jelas Linda.
Untuk rumah tapak, tambah dia, rencananya dikembangkan di daerah Semarang, Cibubur dan Bandung. “Total luas lahan dari pengembangan landed house ini seluas 30 hektare,” paparnya.
PP Properti saat ini telah merampungkan delapan proyek residensial, mengoperasikan, dan memiliki pusat perbelanjaan di Surabaya, Bekasi, dan Balikpapan. Selain itu, memiliki lima hotel yang tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Balikpapan, dan Pekanbaru serta ditambah satu hotel sedang dalam pembangunan di Lombok. (*)
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More