Jakarta–Wakaf dianggap memiliki potensi dan kekuatan yang sangat besar untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian negara. Besarnya potensi wakaf ini, diyakini mampu mengangkat perekonomian Indonesia.
Direktur Utama PT Bank BNI Syariah, Imam Teguh Saptono mengatakan, peran wakaf sangatlah besar untuk mendorong perekonomian suatu negara. Di Indonesia sendiri tanah yang diwakafkan mencapai kisaran 4,2 miliar meter persegi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Baca juga: BI Segera Luncurkan Model Sukuk Berbasis Wakaf
“Kalau bicara soal wakaf ini, kita sudah terlambat. Kalau di negara lain peran wakaf itu besar sekali, seperti Mesir, Turki dan negara lainnya peran wakaf itu sangat besar,” ujarnya di Jakarta, Senin malam, 20 Februari 2017.
Dia mengungkapkan, potensi wakaf di negara-negara timur sana digunakan untuk menutupi defisit di negaranya. Sehingga, jika perekonomian di negara tersebut sedang mengalami defisit, maka peran wakaflah yang diutamakan. Indonesia pun diyakini mampu seperti negara-negara tersebut. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More
Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More