Categories: Perbankan

Potensi Pembukaan Rekening Oleh WNA Capai US$24 Miliar

Kemudahan warga negara asing (WNA) untuk membuka rekening di dalam negeri memberi kesempatan yang baik bagi industri perbankan. Indra Haryono.
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan regulasi terkait kemudahan warga negara asing (WNA) untuk membuka rekening di perbankan Indonesia. Kemudahan ini dilakukan agar semakin banyak mata uang Dollar Amerika yang bisa dipegang oleh perbankan dalam negeri.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad mengatakan, WNA yang disasar adalah WNA individu yang kerap melakukan perjalanan ke Indonesia. Menurutnya, potensinya sangat besar karena jumlah turis asing yang berkunjung ke dalam negeri mencapai 2,4 juta orang setiap tahunnya.
“Potensinya sangat besar. Melihat dari jumlah turis yang datang, setidaknya dana yang akan terhimpun mencapai US$24 miliar. Hal tersebut dengan asumsi setiap turis bisa menyisihkan uangnya di dalam tabungan sebesar US$10 ribu,” ujarnya ketika ditemui Infobank setelah pembukaan Indonesia Banking Expo 2015 di JCC, Jakarta.
Dia melanjutkan, setiap WNA yang menabung dalam denominasi dollar tersebut hanya memerlukan passport sebagai syarat utamanya. Selain itu, dana maksimal yang boleh ada di tabungan sebesar US$50 ribu.
Muliaman optimistis, meski jumlah yang ditabung tidak besar, jika mampu menjaring nasabah dalam jumlah yang banyak, maka dana yang terkumpul juga akan besar.
“Peraturannya sedang kami siapkan. Paling cepat minggu depan sudah bisa diterbitkan. Ini semua baru untuk WNA individu, nantinya kita juga akan atur untuk WNA yang terdaftar dalam koporasi,” pungkasnya.

Apriyani

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

48 mins ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

2 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

2 hours ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

2 hours ago