Jakarta – Sektor pertanian menjadi kontributor penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional terutama pada komoditas kelapa sawit yang menyumbang 54% market share dunia sebagai produsen sawit terbesar. Oleh karena itu, hal tersebut perlu diiringi dengan memperhatikan lingkungan yang berkelanjutan, serta kesejahteraan masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, masih tingginya potensi ekspor industri kelapa sawit, diharapkan dapat terus mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Potensi ekspor yang tinggi ini perlu untuk terus kita dorong sejalan dengan masih adanya peningkatan harga komoditas kelapa sawit yang masih tinggi untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Airlangga di Jakarta, 24 Agustus 2022.
Di samping itu, selain mendorong kesejahteraan masyarakat, pemerintah juga telah menerapkan berbagai kerangka kebijakan komprehensif dan mendorong kerja sama multi pihak agar sektor kelapa sawit mampu berkembang dengan tetap memperhatikan keberlanjutannya bagi lingkungan.
Penetapan kerangka kebijakan tersebut mulai dari Sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB) 2019-2024, hingga Program Strategis Nasional tentang Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).
Baca juga : Atasi Krisis Pangan, Pemerintah Didesak Dorong Industrialisasi Sawit Rakyat
“Kontribusi sektor perkebunan kelapa sawit yang besar juga perlu untuk terus diiringi dengan sustainability atau keberlanjutannya bagi lingkungan dan masyarakat luas agar sejalan dengan kaidah-kaidah pembangunan berkelanjutan,” tambah Airlangga.
Dengan ekspor produk industri kelapa sawit Indonesia yang mampu menjangkau lebih dari 125 negara untuk keperluan pangan, energi dan aneka industri hilir lainnya. Pemerintah diharapkan dapat terus mengembangkan industri hilir kelapa sawit agar tidak hanya terkonsentrasi pada bahan baku, namun juga hingga ke hilir bahkan sampai produk akhir. (*) Khoirifa
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 36.000 bata interlock presisi untuk pembangunan… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More