Keuangan

Potensi Fintech Dalam Membantu Distribusi Bantuan Sosial Pemerintah

Jakarta – Penerapan platform teknologi finansial (fintech) dalam distribusi bantuan sosial pemerintah terbukti dapat membantu meningkatkan efektifitas dan efisiensi. Karaniya Dharmasaputra, Sekertaris Umum AFTECH (Asosiasi FinTech Indonesia) yang juga President Director OVO mengungkapkan bahwa bukti kontribusi fintech dalam membantu pendistribusian bantuan sosial pemerintah dapat dilihat di Program Kartu Pra-Kerja.

“Mengesampingkan kritik dan kontroversi, bagi saya Kartu Pra-Kerja adalah capaian historis. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia memiliki platform digital yang tersentralisasi untuk mengatur dan mendistribusikan bantuan sosial,” ujarnya pada Webinar Indonesia Fintech Summit 2020 yang digelar secara virtual, di Jakarta, Rabu, 11 November 2020.

Karaniya bercerita bahwa selama ini Indonesia selalu menghadapi permasalahan middle-man atau perantara, sehingga bantuan tidak dapat tersalurkan kepada masyarakat yang berhak. Dengan memanfaatkan fintech, permasalahan ini dapat teratasi dan satu persatu masyarakat yang membutuhkan dapat langsung mendaftar dan menerima bantuan sosial tanpa harus ada perantara.

“Jika dilihat dari matriks dan parameter, kita bisa melihat perubahan signifikan bagaimana teknologi dapat mengatur dan mendistribusikan program bantuan sosial dengan lebih efisien dan efektif dibandingkan dengan cara manual,” jelasnya.

Karaniya berharap agar penerapan teknologi finansial ke depan akan semakin banyak, sehingga dapat membantu lebih banyak masyarakat. Ia berpesan agar platform teknologi finansial tidak hanya digunakan sebagai  alat untuk berbisnis, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat untuk membantu perkembangan ekonomi. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tangkap Potensi IPO WBSA, IPOT Permudah Akses Pembelian Investor Ritel

Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More

1 hour ago

Dalam 5 Tahun, Setoran Zakat BSI Tembus Rp1,07 Triliun

Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More

11 hours ago

Bank Sinarmas Ajak Nasabah Menabung Sekaligus Donasi Sosial lewat Tabungan Simas Share

Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More

14 hours ago

Tingkatkan Nilai Tambah, Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini

Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More

14 hours ago

BTN Kuasai 72 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi, Penyaluran Tembus Rp3,65 T

Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More

14 hours ago

Prabowo Gaspol Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan, Ini Sasarannya

Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More

14 hours ago