Jakarta–Pembahasan soal pergantian jajaran direksi di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selalu menarik untuk dibicarakan. Sebut saja soal pengisi posisi direktur utama PT Pertamina (Persero), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Bahkan tidak sedikit media cetak maupun elektronik, terutama yang berbasis daring membuat proyeksi atau analisa nama yang sebetulnya tidak masuk radar pencalonan pemegang saham.
Namun yang menarik dari soal tersebut, berdasarkan catatan Infobank ternyata banyak jajaran direksi perusahaan BUMN memiliki rekam jejak karir dari posisi sekretaris perusahaan (corporate Secretary).
Bahkan di antaranya ada pula beberapa Direktur Utama perusahaan BUMN, sebelumnya pernah menjabat sebagai corporate secretary. Contohnya Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang baru terpilih, Suprajarto. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More