Jakarta–Pembahasan soal pergantian jajaran direksi di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selalu menarik untuk dibicarakan. Sebut saja soal pengisi posisi direktur utama PT Pertamina (Persero), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Bahkan tidak sedikit media cetak maupun elektronik, terutama yang berbasis daring membuat proyeksi atau analisa nama yang sebetulnya tidak masuk radar pencalonan pemegang saham.
Namun yang menarik dari soal tersebut, berdasarkan catatan Infobank ternyata banyak jajaran direksi perusahaan BUMN memiliki rekam jejak karir dari posisi sekretaris perusahaan (corporate Secretary).
Bahkan di antaranya ada pula beberapa Direktur Utama perusahaan BUMN, sebelumnya pernah menjabat sebagai corporate secretary. Contohnya Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang baru terpilih, Suprajarto. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More