Jakarta–Pembahasan soal pergantian jajaran direksi di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selalu menarik untuk dibicarakan. Sebut saja soal pengisi posisi direktur utama PT Pertamina (Persero), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Bahkan tidak sedikit media cetak maupun elektronik, terutama yang berbasis daring membuat proyeksi atau analisa nama yang sebetulnya tidak masuk radar pencalonan pemegang saham.
Namun yang menarik dari soal tersebut, berdasarkan catatan Infobank ternyata banyak jajaran direksi perusahaan BUMN memiliki rekam jejak karir dari posisi sekretaris perusahaan (corporate Secretary).
Bahkan di antaranya ada pula beberapa Direktur Utama perusahaan BUMN, sebelumnya pernah menjabat sebagai corporate secretary. Contohnya Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang baru terpilih, Suprajarto. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More