Perbankan

Posisi LAR BRI Menurun jadi Rp99,79 Triliun

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sampai dengan kuartal I-2023 mencatat posisi LAR (loan at risk) menurun sejalan dengan membaikanya perekonomian akibat pandemi Covid-19. Hingga Maret 2023, tercatat LAR BRI menjadi Rp99,79 triliun dari akumulasi kredit restrukturisasi sebesar Rp263,39 triliun.

Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto menjelaskan, sebagian besar penurunan LAR tersebut atau sebesar 61% dikarenakan nasabah yang mampu membayar.

“Kita tahu bersama bahwa penurunan LAR Covid ini bukan hanya karena pembayaran bisa juga karena dalam kondisi nasabahnya sudah membaik sehingga kita lepaskan restrukturisasi Covid-nya,” jelas Agus dalam Paparan Kinerja BRI Triwulan I-2023, Kamis, 27 April 2023.

Sementara itu, kredit gagal hanya sebesar 2% dengan default rate yang menjadi NPL 11%, sehingga BRI optimis dikarenakan memiliki pencadangan yang memadai dengan NPL Coverage yang mencapai 282,49%, bahkan LAR Coverage mencapai 49%.

“Dengan default rate yang 11% kami cukup confidence dan nyaman untuk kredit restrukturisasi yang terkait dengan risiko LAR Covid sudah cukup termitigasi dengan baik,” katanya.

Direktur Utama BRI Sunarso juga menambahkan, secara akumulasi kredit restrukturisasi BRI sebesar Rp263,39 triliun, namun jumlah kredit yang tidak bisa diselamatkan hanya 2%.

“Sehingga cadangan kita terhadap risiko terhadap risiko terjadinya pemburukan restrukturisasi Covid ini menurut saya bukan hanya cukup tetapi jauh lebih dari cukup, karena potensi tidak bisa diselamatkan hanya 2% sementara kita cadangkan sampai 49%,” ungkap Sunarso. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Restitusi Pajak 2026 Diperkirakan Rp270 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More

24 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Naik Tajam, Antam Ikut Menguat

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More

2 hours ago

Rupiah Tertekan Dolar AS, Investor Wait and See Data Ekonomi RI Kuartal IV 2025

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp16.805 per dolar AS pada perdagangan Kamis… Read More

3 hours ago

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.153 Jelang Rilis Data BPS

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026,… Read More

3 hours ago

Semarak Berkah Ramadan: Ajukan Pembiayaan di BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat #CicilAjadiBAF

Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More

3 hours ago

IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More

4 hours ago