News Update

Posisi Dirut PermataBank Lowong, Setelah Ridha Diminta Jadi CEO SWF

Jakarta – Ridha DM Wirakusumah resmi dilantik menjadi Direktur Utama atau CEO Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau lembaga pengelola dana abadi (SWF) Indonesia Investment Authority (INA) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).  Dimana pelantikan telah dilaksanakan siang hari ini (16/2) di Istana Merdeka, Jakarta.

Presiden Jokowi berharap hadirnya INA bisa menjadi lembaga SWF yang bersaing dan kuat di tingkat global. “INA akan memperoleh kepercayaan nasional dan internasional dan mampu membuat INA sebagai Sovereign Wealth Fund kelas dunia,” kata Jokowi melalui video conference di Jakarta, Selasa 16 Febuari 2021.

Dalam sambutannya secara terpisah, Ridha juga berharap hadirnya INA bisa memberikan kepercayaan investor global. “Sehingga para investor bisa masuk ke Indonesia dengan nyaman dan yakin sehingga mereka bisa berpartisipasi ikut membangun Indonesia,” tambah Ridha.

Dengan diangkatnya Ridha sebagai CEO LPI, kursi Direktur Utama PT Bank Permata Tbk (Permata Bank) kini kosong dan kemungkinan akan dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dalam waktu dekat.

Jejak karier Ridha terbilang cukup mempuni sebagai bankir dengan posisi teranyarnya sebagai Direktur Utama Permatabank sejak 2016 silam. Sebelumnya Ridha juga sempat menduduki posisi Direktur Utama Maybank Indonesia sejak 2009 hingga 2011 dan melanjutkan karier sebagai Managing Partner di DNB Consulting and Investments Hong Kong periode 2014 hingga 2016.

Dengan begitu berikut susunan direksi dan pengawas LPI :

1. Ridha DM Wirakusumah CEO LPI

2. Arief Budiman Deputy CEO LPI

3. Stefanus Ade Hadiwidjaja Chief Investment Officer LPI

4. Marita Alisjahbana Chief Risk Officer LPI

5. Eddy Porwanto Chief Financial Officer LPI

Adapun jajaran Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi yang diperkenalkan antara lain :

1. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai Ketua merangkap anggota Dewan Pengawas,

2. Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir sebagai Ketua merangkap Anggota Dewan Pengawas,

3. Darwin Cyril Noerhadi sebagai anggota Dewan Pengawas dengan masa jabatan 2021 – 2026,

4. Yozua Makes sebagai anggota Dewan Pengawas, dengan masa jabatan 2021 – 2025,

5. Hariyanto sebagai anggota  Dewan Pengawas, dengan masa jabatan 2021 – 2024.

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

7 hours ago