Ekonomi dan Bisnis

Pos Indonesia Siap Pimpin Holding BUMN Logistik Nasional

Jakarta – Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R. Djoemadi berharap, DPR RI dapat mendukung regulasi agar Pos Indonesia sebagai champion layanan dan konsolidator logistik BUMN berbasis digital platform dan green energy. Hal ini sejalan dengan amanat baru yang disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir agar ke depan Pos Indonesia menjadi BUMN di sektor logistik.

“Tentu harapan Menteri BUMN itu menjadi tantangan tersendiri bagi Pos Indonesia, karena saat ini Pos Indonesia cenderung menitikberatkan layanannya pada sektor kurir. Artinya kami harus menjadikan kontribusi logistic service menjadi nomor satu bagi perusahaan,” ujar Faizal dikutip 9 Februari 2023.

Gagasan serupa menjadi salah satu usulan oleh Komisi VI DPR RI. Bahkan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mengusung Pos Indonesia sebagai pemimpin dari holding BUMN Logistik.

“Usulan tersebut dicetuskan setelah melihat banyaknya anak-anak usaha dari BUMN yang bergerak di bidang logistik. Hal ini diharapkan nantinya bisa memudahkan konsolidasi dan agar bisnis industri logistik negara dapat bersaing dengan perusahaan logistik swasta”, ungkap Martin.

Selain itu, banyaknya BUMN yang membentuk anak perusahaan di bidang logistik turut memperkuat gagasan yang diusung oleh tim dari Komisi VI. Menurut Anggota Komisi VI DPR RI Jon Erizal, jika seluruh perusahaan logistik negara disatukan tentunya hal ini akan mempermudah integrasi logistik dan akan menekan biaya pengiriman logistik itu sendiri.

Usulan ini nantinya akan di bahas dalam rapat Komisi VI untuk pematangan konsep. Faizal R. Djoemadi menyampaikan bahwa saat ini manajemen perusahaan sedang menyusun roadmap 2023 Pos Indonesia menuju Perusahaan BUMN Logistik.

“Hasil dari transformasi menuju BUMN Logistik belum akan dirasakan dalam waktu dekat, namun kami optimis hasilnya dapat mulai dirasakan di tahun 2024. Target kami tentunya nanti portofolio logistik akan menjadi penyumbang revenue terbesar di atas portofolio bisnis Pos Indonesia yang lain dan mampu tumbuh di atas rata-rata industri logistik nasional,” pungkas Faizal. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 mins ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

9 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

10 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

11 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

11 hours ago