Pos Indonesia Bersinergi Dengan MCAS
Jakarta – PT Pos Indonesia (Persero) berinsiatif untuk dapat berperan serta membantu dan mendukung Pemerintah, untuk mendistribusikan alat kesehatan ke seluruh wilayah NKRI, di tengah pandemi Covid-19.
Partisipasi Pos Indonesia terwujud dalam dua hal, yaitu percepatan arus kelancaran distribusi ke seluruh wilayah NKRI dan penyampaian kiriman tepat sasaran.
Implementasinya adalah dalam bentuk kerjasama dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, serta stakeholder terkait, dengan ruang lingkup pembangun sinergi antara Pos Indonesia dan Kementerian Kesehatan cq Pusat Krisis Kesehatan, untuk mengelola pendistribusian alat kesehatan, dalam rangka upaya penanganan pandemi Covid-19.
“Kami menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) karena memiliki jaringan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan dapat mencapai daerah-daerah yang sulit dijangkau,” ujar Kepala Pusat Krisis Kesahatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Budi Sylvana, di Jakarta, Kamis, 9 April 2020.
Pada kesempatan perdana ini Pos Indonesia akan melakukan pendistribusian Alat Pelindung Diri (Set) dari Kementerian Kesehatan RI sebanyak 489,7 Kg atau 24 koli dengan tujuan Rumah Sakit Darurat Pulau Galang.
Kepala Regional 4 Jakarta Onni Hadiono menyatakan Pos Indonesia siap mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.
“Terima kasih atas kepercayaannya kepada Pos Indonesia untuk turut serta mendukung penanganan Covid-19, dengan jaringan dan sumber daya yang kami miliki akan kami salurkan tepat waktu dan tentu dalam prosesnya kami mengacu kepada protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” jelas Onni.
Seperti diketahui, Pos Indonesia telah mempunyai jaringan yang sangat luas hingga 4.800 Kantorpos online dengan jumlah titik layanan (Point of Sales) mencapai 58.700 titik dalam bentuk Kantorpos, Agenpos, Mobile Postal Service, dan lain-lain.
Selain layanan kurir dan logistik, Pos Indonesia memiliki bisnis layanan keuangan berupa : Layanan Pospay (Bill Payment) sudah terhubung hampir 400 lebih Biller, Pengiriman Uang (Weselpos Instan dan Kemitraan: Western Union, Money Gram, Perbankan dll). (*)
Poin Penting Pemerintah menarik utang Rp736,3 triliun hingga Desember 2025, setara 94,9 persen dari target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884, dipicu aksi ambil untung setelah menyentuh… Read More
Oleh Krisna Wijaya, bankir senior dan fakulti di Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) PERCEPATAN digitalisasi… Read More
Poin Penting Menkop menggandeng lintas K/L untuk mempercepat pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih sesuai… Read More
Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, seperti volatilitas geopolitik, perubahan rantai pasok, dan munculnya… Read More
Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More