Perbankan

Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tembus Rp304,5 Triliun di Juni 2025

Poin Penting

  • Bank Mandiri mencatat pembiayaan berkelanjutan Rp304,5 triliun per Juni 2025
  • Komitmen keberlanjutan diwujudkan lewat inovasi operasional hijau
  • Ke depan, Bank Mandiri akan memperluas sektor pembiayaan berkelanjutan, memperkuat tata kelola global, serta mendukung agenda nasional menuju ekonomi rendah karbon.

Jakarta – Bank Mandiri mencatat portofolio pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp304,5 triliun hingga Juni 2025. Pembiayaan tersebut tumbuh 9,6 persen secara year on year (yoy).

Dari jumlah tersebut, portofolio hijau mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 13,3 persen menjadi Rp157,5 triliun.

Pertumbuhan pada portofolio hijau menjadikan Bank Mandiri sebagai green financing market leader dengan pangsa pasar di atas 35 persen dibandingkan dengan 4 bank besar nasional lainnya.

“Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung sektor-sektor yang selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional,” ujar Monica Yoanita Octavia, SVP ESG Group Bank Mandiri dalam keterangan resmi, Jumat, 26 September 2025.

Baca juga: Bank Mandiri Siap Gelar Livin’ Fest 2025, Panggung Sinergi UMKM dan Industri Kreatif

Monica mengatakan, komposisi pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri terus bertumbuh. Bank berlogo pita emas ini memastikan setiap dukungan finansial yang diberikan memiliki kontribusi nyata dalam mendorong transisi energi, meningkatkan efisiensi sumber daya, serta mendukung pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan.

Seluruh upaya tersebut mengacu pada kerangka Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) sebagaimana diatur dalam POJK 51/2017, sehingga memastikan kepatuhan dan tata kelola yang baik dalam implementasi pembiayaan berkelanjutan.

Komitmen Bank Mandiri pada keberlanjutan tidak berhenti di sisi bisnis saja, melainkan juga diterapkan untuk transformasi operasional hijau.

Bank Mandiri adalah bank pertama di Indonesia yang menerapkan Digital Carbon Tracking untuk memonitor jejak karbon secara updated. Inovasi ini memungkinkan pengelolaan emisi yang lebih transparan dan akurat. 

Posisi Juni 2025, Bank Mandiri berhasil mencatatkan penurunan emisi sebesar 3,9 persen dari secara yoy. Pencapaian ini menunjukkan efektivitas langkah efisiensi energi dan penerapan operasional yang lebih ramah lingkungan. 

Penurunan tersebut dapat tercapai melalui berbagai inisiatif operasional yang diterapkan, seperti perluasan fasilitas bangunan yang telah mencapai 10 Green Offices (tumbuh 11 persen yoy), 3 Green Buildings (tumbuh 200 persen yoy) yang memperoleh sertifikasi dari Green Building Council Indonesia (GBCI), 31 charging station untuk kendaraan listrik (tumbuh 82 persen yoy), 870 panel surya yang sudah terpasang (naik 20 persen yoy), serta modernisasi armada kendaraan yang telah mengoperasikan 490 kendaraan listrik dan hybrid (tumbuh 250 persen). 

Baca juga: Bank Mandiri Optimistis Kredit Tumbuh di Atas Industri hingga Akhir 2025

Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus meningkatkan pembiayaan berkelanjutan, memperluas cakupan sektor yang dibiayai, serta memperkuat tata kelola yang sesuai dengan standar global.

Di sisi operasional, bank akan terus berinvestasi dalam infrastruktur ramah lingkungan, mempercepat penurunan emisi, dan memperluas adopsi teknologi hijau.

Dengan strategi ESG yang konsisten, Bank Mandiri optimistis dapat memberikan nilai tambah jangka panjang, baik bagi pemegang saham, nasabah, maupun masyarakat.

Inisiatif keberlanjutan ini sekaligus menjadi bagian penting dari kontribusi Bank Mandiri dalam mendukung agenda nasional menuju ekonomi rendah karbon dan mewujudkan target Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Cermati Fintech Group Adakan Mudik Bersama

Cermati Fintech Group menggelar program mudik gratis #MAUDIKBersama sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial… Read More

15 hours ago

Pemenang Anugerah Jurnalistik & Foto BTN 2026

Dari 1.050 karya yang dikirimkan pada Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 terpilih 6 pemenang… Read More

16 hours ago

BNI Dorong Nasabah Kelola Keuangan Ramadan Lewat Fitur Insight di wondr

Poin Penting BNI dorong nasabah kelola pengeluaran Ramadan lewat fitur Insight di aplikasi wondr by… Read More

18 hours ago

SIG Gandeng Taiheiyo Cement Garap Bisnis Stabilisasi Tanah

Poin Penting SIG dan Taiheiyo Cement bekerja sama mengembangkan bisnis soil stabilization di Indonesia. Teknologi… Read More

18 hours ago

Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri

Poin Penting Bank Saqu meluncurkan kampanye edukasi “Awas Hantu Cyber” untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah dari… Read More

18 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Anindya Bakrie Ingatkan Risiko ke Ekonomi RI

Poin Penting Anindya Novyan Bakrie mengajak semua pihak mendoakan perdamaian konflik Timur Tengah agar penderitaan… Read More

22 hours ago