Bank Mega; Andalkan bisnis kartu. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta– Penyaluran kredit PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) pada triwulan III 2015 mencapai Rp33,7 triliun atau naik 1,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp33,1 triliun.
Managing Director Bank Mega, Dodit W Probojakti mengatakan, kenaikan terbesar disumbang oleh kartu kredit yang meningkat 23,63% dari Rp6,6 triliun menjadi Rp8,2 triliun.”Kenaikan ditopang dari sinergi dengan grup. Kita punya grup kuat di ritel seperti Carefour, Trans Fashion, Trans Food and Beverage, Trans Studio, Trans Mal, Trans Hotel, dan biro perjalanan,” kata Dodit usai paparan kinerja perseroan, di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2015.
Meningkatnya porsi kartu kredit lanjut Dodit, tidak lepas dari kebehasilan perseroan dalam meluncurkan program diskon 10% di Carrefour, yang dikhususkan bagi pemegang kartu kredit Bank Mega.
Dodit mengatakan, sejak ada program itu hingga kini transaksi di pusat perbelanjaan itu naik 2,5 kali lipat.“Biasanya perode Januari-April nilai transaksinya Rp200-Rp250 miliar per bulan. Sejak ada program itu naik menjadi Rp450 miliar per bulannya. Namun, average ticket size atau nilai sekali belanjanya menurun dari Rp800.000-Rp900.000 per bulan menjadi Rp700.000” ujarnya.
Terkait target akhir tahun, dia mengharapkan nilai transaksinya bisa mencapai Rp32 triliun. Lalu jumlah pemegang kartu kredit tetap sama dari saat ini yakni 1,8 juta orang.
Hingga triwulan III 2015, jumlah pemegang kartu kredit mengalami kenaikan 2,2% dibandingkan periode yang sama sebelumnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More