Jakarta – PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) berencana untuk menerbitkan Medium Term Notes (MTN) di kuartal III tahun ini. Dari aksi tersebut, perseroan berharap bisa menghimpun dana senilai Rp50 miliiar hingga Rp75 miliar.
Direktur Utama PT Pool Advista Finance Tbk, Asa Mirzaki mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan perseroan untuk mencapai target pembiayaan di tahun ini yang ditaksir mencapai Rp664,53 miliar naik dari Rp442,78 miliar di 2018.
“Saat ini MTN masih proses rating di Fitch akan kita terbitkan pada kuartal III. Tahun 2019 ini kami harap bisa penuhi target melampaui Rp500 miliar, kita targetkan Rp660 miliar,” ucapnya, di Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019.
Nantinya, MTN perseroan ini akan diterbitkan secara bertahap dengan total dana yang diincar Rp250 miliar. Di tahun ini perseroan akan menarik dana paling banyak Rp75 miliar. Sisanya, akan dialokasikan perseroan guna memenuhi kebutuhan pendanaan di tahun 2020 mendatang.
“MTN yang akan diterbitkan berkelanjutan total penerbitan Rp250 miliar karena untuk kebutuhan pendanaan 2020,” terangnya.
Sementara itu, Direktur POLA, Radem Ari Priyadi menjelaskan MTN akan diterbitkan jika rencana pinjaman perbankan perseroan tidak memenuhi kebutuhan yang diperkirakan sebesar Rp150 miliar. Saat ini, perseroan telah memproses pinjaman perbankan dengan satu bank swasta nasional senilai Rp100 miliar.
“Untuk penuhi target kami ada kekurangan pendanaan Rp150 miliar yang diharapkan bisa di dapatkan dari perbankan. Kita sedang proses dengan bank di semester kedua ini. Kalo tidak tercapai dari perbankan kami akan terbitkan MTN. Target kami kalau Juni sudah Rp100 miliar kami akan penuhi Rp50-75 miliar dengan mtn untuk penuhi funding,” jelasnya. (*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More