Keuangan

Pool Advista Finance Bakal Raih Pendanaan Eksternal Tahun Depan, Nilainya Capai Segini

Jakarta – PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) menyatakan bahwa pada 2024 berencana akan meraih pendanaan dari eksternal berkisar Rp50 hingga Rp100 miliar dari perbankan konvensional maupun syariah.

“Kalau pendanaan (tahun depan) mungkin kita bisa harapkan Rp50 hingga Rp100 miliar,” ucap Direktur Utama POLA, Djoni Widjanarko, usai Paparan Publik di Jakarta, 19 Desember 2023.

Namun, Direktur POLA, Andi Sulaiman Syah, menyebutkan bahwa, di sepanjang 2023 ini POLA belum mencari pendanaan eksternal, dikarenakan masih berfokus untuk menggunakan dana sendiri dan melakukan perbaikan kinerja keuangan.

Baca juga: BI Catat Pembiayaan Korporasi Melemah di November 2023, Ini Rinciannya

“Saat ini, perseroan belum mencari pendanaan dan masih fokus menggunakan dana sendiri dan perbaikan kinerja keuangan. Setelah kinerja keuangan membaik dan exposure yang menggunakan dana sendiri telah habis, barulah perseroan mencari external funding,” ujar Andi dalam kesempatan yang sama.

Di samping itu, POLA juga sedang fokus dengan perbaikan NPF (Non Performing Financing) pada kuartal III-2023 yang sudah lebih baik dari periode sebelumnya yang sempat menyentuh angka 20 persen.

“Kami berharap akhir tahun NPF terus turun sehingga kualitas aset terus membaik,” imbuhnya.

Baca juga: Kemenkeu Cairkan Pembiayaan Investasi Rp73,89 Triliun, Buat Apa Saja?

Berdasarkan hal itu, POLA telah menargetkan bahwa, hingga akhir tahun 2023 dapat kembali mencetak laba dengan kisaran Rp2-3 miliar dari Rp512 juta di tahun sebelumnya. Di mana, laba tahun 2024 pun diharapkan dapat mencapai nilai Rp7-8 miliar.

Untuk merealisasikan target laba tersebut, nantinya POLA akan memaksimalkan dua bisnis baru, yaitu terkait dengan pembiayaan pensiunan dan juga pembiayaan haji khusus. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Posisi 8.210

Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More

21 mins ago

Begini Strategi Bank Saqu Akuisisi Nasabah Baru pada 2026

Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More

1 hour ago

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke 8.150, Ini Sentimen Pemicunya

Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More

2 hours ago

Gak Perlu Pusing, Begini Cara Nanovest Bikin Pemula Langsung Bisa Investasi

Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More

3 hours ago

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

6 hours ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

10 hours ago