Poin Penting
Jakarta – PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) resmi mencatatkan penawaran umum obligasi terkait keberlanjutan I Pollux Hotels Group senilai Rp500 miliar di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (11/12).
Secara rinci, struktur obligasi itu terdiri dua seri, yaitu Seri A dengan jumlah total sebesar Rp55 miliar, tenor 3 tahun dan tingkat bunga 5,85 persen per tahun.
Lalu, Seri B dengan jumlah total sebesar Rp445 miliar, serta tenor 5 tahun dan tingkat bunga 6,25 persen per tahun yang mendapat respons positif selama masa penawaran.
Baca juga: Resmi Masuk Pasar Repo, Transaksi Berbasis Obligasi SMF Tembus Rp299 Miliar dalam 10 Hari
Direktur Utama POLI, Handojo Setyadi, mengatakan dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk pelunasan kredit investasi dan peningkatan modal kerja, termasuk inisiatif ESG seperti solar cell dan peningkatan recovered water.
“Kami fokus kepada efisiensi energi melalui optimasi sistem kelistrikan dan sistem pendingin di properti-properti kami, pengurangan emisi karbon yang dihasilkan dari operasional hotel, mal, dan properti kami lainnya,” ucap Handojo dalam sambutannya di Jakarta, 11 Desember 2025.
Handojo menjelaskan, porsi dana obligasi yang akan digunakan untuk pengurangan emisi karbon dalam bentuk pemasangan panel surya sekitar 10 persen dan mayoritas dana sebesar 90 persen untuk pelunasan kredit investasi.
Dalam rangka pengurangan emisi karbon, pada periode 2025–2029, perseroan juga berencana memasang solar cell dengan total kapasitas 40 kWp, yang diproyeksikan dapat mengurangi emisi karbon hingga sekitar 184.320 kgCO₂e.
POLI juga meningkatkan efisiensi energi melalui optimasi sistem pendingin untuk menurunkan konsumsi listrik dari sumber konvensional secara signifikan.
Selain itu, POLI menargetkan pengurangan tingkat kebocoran air hingga 100 persen pada 2029.
Baca juga: Obligasi SMF Underlying Repo BI, Benarkah Jadi “Jalan Baru” Atasi Likuiditas Perbankan?
Seluruh nilai obligasi ini mendapatkan penjaminan penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), Lembaga Dana Perwalian di bawah Asian Development Bank (ADB).
Obligasi ini merupakan Obligasi Terkait Keberlanjutan pertama di Indonesia dari perusahaan pengembang properti dengan rating idAAAcg (triple A, Corporate Guarantee) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), mencerminkan kualitas kredit tertinggi dengan dukungan jaminan CGIF. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Tim The Finance SEBUAH paradoks berbahaya menggeliat dalam tubuh Republik Indonesia. Di satu sisi,… Read More
Poin Penting OJK mengonfirmasi telah menerima laporan dugaan penipuan trading kripto yang diduga melibatkan Timothy… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan pengusulan calon Deputi Gubernur BI… Read More
Poin Penting OJK mengungkap penipuan online bisa menimpa siapa saja, termasuk guru besar dan kalangan… Read More
Poin Penting RUPSLB Bank Banten yang dihadiri Gubernur Banten Andra Soni menetapkan perubahan struktur pengurus… Read More
Poin Penting Amar Bank menggandeng MRT Jakarta untuk menghadirkan layanan embedded banking di kanal digital,… Read More