Jakarta – Pihak kepolisian tengah mendalami kasus dugaan penggelapan uang senilai Rp6,9 miliar yang melibatkan suami Bunga Citra Lestari (BCL), Tiko Aryawardhana.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengatakan, pihaknya telah menerima laporan polisi (LP) terkait kasus dugaan penipuan tersebut.
“Sudah naik tahapan penyidikan,” katanya, kepada awak media, seperti dilansir Antara, Rabu, 5 Juni 2024.
Baca juga: Kejagung Kembali Periksa Sandra Dewi Terkait Kepemilikan Jet Pribadi
Adapun proses penyelidikan sudah naik menjadi penyidikan yang masih dalam proses untuk memastikan kasus lebih lanjut. Ia menyebut, penyidik juga bakal kembali memeriksa Tiko di tahap penyidikan ini.
Hingga saat ini, polisi sendiri telah memeriksa sebanyak lima orang saksi. Polisi juga telah melakukan audit terkait besaran kerugian yang diderita korban dalam perkara ini.
Baca juga: Daftar Kekayaan Harvey Moeis, Suami Sandra Dewi yang Tersandung Dugaan Korupsi Timah Rp271 T
Sebelumnya, Tiko dilaporkan oleh mantan istrinya berinisial AW, ke Polres Metro Jakarta Selatan perihal kasus dugaan penggelapan uang senilai Rp6,9 miliar.
Penasihat hukum AW, Leo Siregar mengatakan, peristiwa ini terjadi pada periode sekitar tahun 2015-2021.
Saat itu, AW dan Tiko memutuskan untuk mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman. Dalam perusahaan itu, AW menduduki jabatan sebagai komisaris, sedangkan Tiko sebagai direktur. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More