Jakarta – Tunjukkan layanan yang prima, Polda Metro Jaya apresiasi layanan Bank DKI. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam kunjungannya ke Kantor Layanan Bank DKI yang berada di gedung Sentra Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya (17/12) .
Secara spesifik, Fadil mengapresiasi dua Satpam Bank DKI yang bernama Sandi Salahudin dan Wahyudin yang sedang bertugas di Kantor Layanan Bank DKI cabang Gerai Samsat Polda Metro Jaya karena dinilai telah bersikap ramah kepada wajib pajak yang ingin membayarkan pajaknya di kantor layanan. “Bagaimana caranya supaya bisa melayani dengan baik itu, bisa rapi begini. belajar sama satpam tidak apa-apakan?,” ucap Fadil.
Apresiasi yang disampaikan oleh Fadil pun tak berhenti sampai di situ. Fadil mengatakan ingin belajar dari Satpam Bank DKI tentang cara melayani dengan baik. “Saya mau belajar, bagaimana caranya supaya bisa melayani dengan baik itu, gimana?,” ungkap Fadil.
Atas apresiasi Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran terhadap layanan Bank DKI di Samsat Polda Metro Jaya, atas nama Manajemen Bank DKI, Sekretaris Perusahaan Bank DKI menyampaikan terimakasih kepada Polda Metro Jaya. “Apresiasi ini menjadi pemicu semangat kami untuk terus meningkatkan layanan kepada nasabah kami,” ujar Herry.
Sementara terkait dengan pemberitaan mengenai sistem Bank DKI, Herry menyampaikan bahwa kasus pembobolan ATM Bank DKI senilai Rp50 miliaran terjadi pada tahun 2019. Atas kejadian tersebut Bank DKI langsung melaporkan kasus ini kepada Pemegang Saham, OJK dan BPK.
Selanjutnya atas kasus tersebut Bank DKI telah melaporkan para pelaku ke Polda Metro Jaya utk diproses sesuai hukum yang berlaku. Para pelaku telah ditahan di Polda Metro Jaya dan berkas kasus ini oleh Polda Metro Jaya sudah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan saat ini sedang berlangsung persidangan terhadap para pelaku pembobolan. (*)
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More