Ekonomi dan Bisnis

PNM Bantu Ibu Prasejahtera Tingkatkan Pendapatan Keluarga

Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau biasa disebut PNM sukses mewujudkan visi dan misi untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Hal itu dapat dilihat dari performa salah satu produk PNM, yang bernama PNM Mekaar.

“Tugas PNM untuk memperluas dan menambah jumlah ibu pra sejahtera yang mendapatkan kesempatan pembiayaan dan pedampingan untuk usaha dan meningkatkan pendapatan keluarganya hingga triwulan III 2019 telah terealisasi dengan baik,” ujar Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi kepada Infobanknews, belum lama ini, di Jakarta.   

Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2015, menunjukkan kinerjanya yang moncer hingga triwulan III 2019, dengan NPL Gross yang masih bisa dijaga di angka 0,14%.

Menurutnya, apa yang telah dicapai hingga kini adalah bukti bahwa usaha yang dijalankan oleh PNM berjalan baik.

Dengan 5 jutaan nasabah PNM Mekaar pada triwulan III, PNM berhasil menjadi mesin pemberdayaan bagi masyarakat. “Sebanyak 5.344.333 eksisting nasabah PNM Mekaar pada triwulan III 2019 menjadi motor pemberdayaan PNM, yang hingga kini bisa menjaga NPL Grossnya di angka 0,14%,” tambahnya.

Tercatat untuk jumlah penyaluran terhitung per September 2019 tumbuh 123,65% year on year (yoy) untuk produk Mekaar dari Rp5,80 triliun menjadi Rp12,98 triliun. Kemudian untuk ULaMM mengalami pertumbuhan 1,38% (yoy) dari Rp2,76 triliun menjadi Rp2,80 triliun.

Lalu, untuk jumlah nasabah pun turut mengalami peningkatan. Di mana, per September 2019, tercatat meningkat sebesar 48,34% year on year (yoy) untuk Mekaar dari 3.602.825 ke 5.344.333 dan 9,32% year on year (yoy) untuk ULaMM dari 66.419 ke 72.612. (*) Steven

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

5 seconds ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

1 hour ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

2 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

3 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

3 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

3 hours ago