Jakarta–Akhirnya, Plug and Play hadir di Indonesia. Plug and play dan Gan Kapital bekerja sama membentuk Plug and Play Indonesia, yakni sebuah program akselerator bagi perusahaan rintisan (start up) di Indonesia, dengan fokus pada bidang Mobile dan financial technology (Fintech), yang juga akan dilengkapi platform dengan platform inovasi korporasi.
Plug and Play hadir di Indonesia dengan melakukan investasi di 50 perusahaan rintisan tahap awal setiap tahun melalui program akselerator perusahaan rintisan yang akan dikembangkan.
Perusahaan yang terpilih akan diberikan dana, bimbingan, ruang kerja, serta dukungan-dukungan terkait lainnya melalui program akselerator selama 3 bulan. (Baca juga: Asosiasi Modal Ventura dan Start Up Indonesia Diresmikan)
“Kami sangat bersemangat untuk membawa dan menerapkan di Indonesia platform inovasi korporasi yang digabungkan dengan program akselerator kami. Dengan populasi Indonesia yang semakin terdigitalisasi, kami melihat ini sebagai peluang,” kata CEO Plug and Play, Saeed Amidi di Jakarta, Senin, 14 November 2016. (Selanjutnya: Kolaborasi unik)
Page: 1 2
Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More
Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More
Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More
Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More
Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More