Jakarta–Akhirnya, Plug and Play hadir di Indonesia. Plug and play dan Gan Kapital bekerja sama membentuk Plug and Play Indonesia, yakni sebuah program akselerator bagi perusahaan rintisan (start up) di Indonesia, dengan fokus pada bidang Mobile dan financial technology (Fintech), yang juga akan dilengkapi platform dengan platform inovasi korporasi.
Plug and Play hadir di Indonesia dengan melakukan investasi di 50 perusahaan rintisan tahap awal setiap tahun melalui program akselerator perusahaan rintisan yang akan dikembangkan.
Perusahaan yang terpilih akan diberikan dana, bimbingan, ruang kerja, serta dukungan-dukungan terkait lainnya melalui program akselerator selama 3 bulan. (Baca juga: Asosiasi Modal Ventura dan Start Up Indonesia Diresmikan)
“Kami sangat bersemangat untuk membawa dan menerapkan di Indonesia platform inovasi korporasi yang digabungkan dengan program akselerator kami. Dengan populasi Indonesia yang semakin terdigitalisasi, kami melihat ini sebagai peluang,” kata CEO Plug and Play, Saeed Amidi di Jakarta, Senin, 14 November 2016. (Selanjutnya: Kolaborasi unik)
Page: 1 2
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More