Menariknya, selain seed funding untuk setiap startup dan akses ke berbagai applikasi atau software yang bernilai sampai dengan $60,000, Plug and Play juga menawarkan matchmaking antara startup dan perusahaan-perusahaan besar internasional.
”Seed funding hanyalah sebagian kecil dari program ini. Dalam program akselerasi ini, tujuan utama kami adalah mempertemukan para startup dengan perusahaan besar untuk menciptakan produk yang revolusioner dan inovatif,” ungkap Nayoko Wicaksono, Accelerator Director dari Plug and Play Indonesia.
Saat ini, Plug and Play telah menggandeng perusahaan besar seperti BM, BTN, clan Astra International untuk disandingkan dengan startup-startup yang terpilih.
”Perusahaan besar sudah memiliki koneksi yang besar serta produk yang matang. Namun, selalu tersedia ruang untuk berinovasi. Terlebih dimasa ini, di mana teknologi berkembang dan diperbaharui setiap harinya. Di sinilah startup. diharapkan dapat mengisi kekosongan itu. Apalagi, startup dikenal dengan kreatifltas dan inovasinya di. bidang teknologi. Dengan program Ini, startup dan korporasi dapat saling melengkapi kekurangan dan. kelebihan masing-masing,” lanjut Nayoko. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More