Menariknya, selain seed funding untuk setiap startup dan akses ke berbagai applikasi atau software yang bernilai sampai dengan $60,000, Plug and Play juga menawarkan matchmaking antara startup dan perusahaan-perusahaan besar internasional.
”Seed funding hanyalah sebagian kecil dari program ini. Dalam program akselerasi ini, tujuan utama kami adalah mempertemukan para startup dengan perusahaan besar untuk menciptakan produk yang revolusioner dan inovatif,” ungkap Nayoko Wicaksono, Accelerator Director dari Plug and Play Indonesia.
Saat ini, Plug and Play telah menggandeng perusahaan besar seperti BM, BTN, clan Astra International untuk disandingkan dengan startup-startup yang terpilih.
”Perusahaan besar sudah memiliki koneksi yang besar serta produk yang matang. Namun, selalu tersedia ruang untuk berinovasi. Terlebih dimasa ini, di mana teknologi berkembang dan diperbaharui setiap harinya. Di sinilah startup. diharapkan dapat mengisi kekosongan itu. Apalagi, startup dikenal dengan kreatifltas dan inovasinya di. bidang teknologi. Dengan program Ini, startup dan korporasi dapat saling melengkapi kekurangan dan. kelebihan masing-masing,” lanjut Nayoko. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Selain itu diumumkan juga penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan… Read More
Poin Penting BEI akan mengumumkan Pjs Direktur Utama sebelum perdagangan Senin, 2 Februari 2026, setelah… Read More
Poin Penting Tidak ada kekosongan kepemimpinan di BEI dan pengawasan keuangan, karena PJS yang ditunjuk… Read More
Pada kesempatan tersebut, BCA Syariah meluncurkan digital membership Mandjha dan Ivan Gunawan Prive yang terintegrasi… Read More
Poin Penting IHSG rebound kuat pada penutupan Jumat (30/1/2026), menguat 1,18 persen ke level 8.329,60,… Read More
Poin Penting Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua,… Read More