Aplikasi Pluang. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Mengawali 2026, Pluang, aplikasi trading dan investasi kripto-saham meluncurkan dua fitur analisis terbarunya, yakni Technical Signals dan Screeners.
Kedua fitur tersebut dirancang untuk mempercepat proses discovery peluang trading di kripto dan saham Amerika Serikat (AS).
Andreas Agung, Director of Marketing and Commercial Pluang menjelaskan, melalui Technical Signals dan Screeners, pengguna kini dapat mengidentifikasi tren, potensi perubahan arah harga, serta aset-aset menarik tanpa perlu melakukan analisis manual yang kompleks atau menelusuri ratusan aset satu per satu.
“Trader butuh alat yang bisa mempercepat proses menemukan peluang, sekaligus tetap disiplin terhadap risk management,” ujar Andreas dikutip 7 Januari 2026.
Baca juga: Cara Pluang Perkuat Keamanan Data Pengguna
“Melalui Technical Signals dan Screener, kami menghadirkan workflow analisis yang lebih sistematis — mulai dari menemukan aset yang relevan hingga membaca momentum teknikalnya — agar pengguna bisa bertindak lebih cepat dan terukur sesuai strategi masing-masing,” tambahnya.
Technical Signals adalah fitur sinyal trading berbasis analisis teknikal yang dirancang untuk menyederhanakan proses membaca market (kondisi pasar).
Seluruh sinyal diberikan dalam trading insight, lengkap dengan Entry, Take Profit, dan Stop Loss, probabilitas kesuksesan, serta informasi lainnya.
Fitur ini mengolah data harga dan pola chart menggunakan pendekatan teknikal yang teruji, lalu menyajikannya dalam bentuk insight yang ringkas dan mudah dipahami.
Sementara itu, Screeners memungkinkan pengguna menyaring aset berdasarkan kriteria tertentu untuk mempercepat proses trading serta pemaksimalan peluang.
Pluang menyediakan 15 kategori screener yang mencakup filter teknikal dan fundamental, seperti:
Dengan pendekatan kurasi dan filter, Screener membantu pengguna memfokuskan perhatian pada aset yang sesuai dengan strategi — tanpa perlu menelusuri daftar aset satu per satu.
Sebelum adanya Technical Signals & Screeners, banyak trader harus mengombinasikan berbagai charting tools, indikator, dan daftar aset secara manual untuk menemukan peluang. Proses ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko terlewatnya momentum market.
Kini, proses menemukan aset potensial hingga membaca sinyal teknikal dapat dilakukan dengan cara jauh lebih mudah langsung di aplikasi Pluang. Pengguna tidak perlu lagi berpindah platform atau melakukan analisis berulang hanya untuk mencari peluang baru.
Sebagai catatan, Technical Signals dan Screeners bukan merupakan ajakan beli atau jual. Seluruh kurasi yang ditampilkan bersifat informatif dan bertujuan membantu proses analisis awal.
Pergerakan harga saham Amerika dan aset kripto sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar yang dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Pengguna disarankan untuk tetap melakukan riset mandiri, memahami risiko yang ada, serta menyesuaikan setiap keputusan dengan strategi investasi pribadi. (*)
Poin Penting Saham DADA melonjak 35% di awal 2026, bergerak cepat dari level Rp50 seiring… Read More
Poin Penting Pemprov DKI menunda kenaikan tarif tahun ini atas arahan pemerintah pusat untuk menjaga… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya mengaku tersindir pernyataan Presiden Prabowo soal kinerja pajak dan bea cukai… Read More
Poin Penting Realisasi belanja pemerintah pusat hingga akhir 2025 mencapai Rp2.602,3 triliun atau 96,3 persen… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia membidik pertumbuhan kredit di kisaran 9-10 persen, di atas pertumbuhan ekonomi.… Read More
Poin Penting Defisit APBN 2025 melebar mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen dari PDB, lebih… Read More