News Update

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting

  • PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk SPKLU Center di jalur Tol Trans Jawa
  • Secara nasional tersedia 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi, dengan 1.681 unit di jalur mudik Sumatera–Jawa–Bali dan jarak rata-rata antar SPKLU sekitar 22 km.
  • SPKLU Center dilengkapi Ultra Fast Charging, kapasitas besar, serta didukung 3.606 personel dan SPKLU mobile untuk antisipasi kondisi darurat.

Jakarta – PT PLN (Persero) menyiagakan infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 2026. 

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri bersama jajaran, meninjau langsung Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di jalur mudik Tol Trans Jawa bagian Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Arsyadany meninjau SPKLU Center yang berada di Rest Area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang. 

Kedua lokasi tersebut merupakan bagian dari lima titik SPKLU Center yang telah disiapkan di Jawa Tengah, selain Rest Area 319B Pemalang, SPKLU Center Krapyak Semarang, dan Rest Area 438A Bawen.

Menurutnya, PLN berkomitmen menghadirkan infrastruktur pengisian daya yang andal dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik selama periode mudik.

Baca juga: Mau Mudik Lebaran? Ini Tips dari PLN agar Listrik di Rumah Tetap Aman

“Di sini kami mengunjungi Rest Area 275A, ada 10 nozzle, ada 8 unit SPKLU. Tadi saya sudah berkomunikasi dengan pengunjung yang melakukan pengecasan, mereka merasa nyaman karena mengecasnya juga sangat mudah, dan di rest area ini, PLN juga sudah menyediakan posko serta lounge untuk tempat menunggu yang nyaman,” ujarnya, Minggu, 22 Maret 2026.

Ia bilang, secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia. 

Dari jumlah tersebut, 1.681 unit SPKLU berada di jalur mudik Trans Sumatra–Jawa–Bali dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan nyaman.

SPKLU Center sendiri dirancang sebagai titik pengisian daya kendaraan listrik dengan kapasitas besar dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan dengan SPKLU reguler. 

Infrastruktur ini dilengkapi teknologi Ultra Fast Charging (UFC) yang mampu mengisi daya jauh lebih cepat dibandingkan dengan pengisian fast charging biasa.

Selain itu, SPKLU Center memiliki kapasitas 10 hingga 20 slot parkir untuk pengisian daya secara bersamaan, sehingga dapat mengurangi potensi antrean panjang di rest area yang padat saat musim mudik. 

Baca juga: Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan bahwa PLN telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk mengoptimalkan seluruh infrastruktur SPKLU selama periode mudik.

“Saat ini terdapat 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jawa Tengah. Seluruh unit telah melalui proses pengecekan dan pengujian agar dapat beroperasi dengan optimal saat melayani masyarakat selama masa siaga Idulfitri,” ujar Bramantyo.

Secara khusus untuk mendukung perjalanan kendaraan listrik di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, PLN telah menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area. 

Infrastruktur tersebut terdiri dari 5 unit ultra fast charging, 17 unit fast charging, 29 unit medium charging, dan 28 unit standard charging. 

Selain itu, PLN juga menyiagakan 3.606 personel serta 2 unit SPKLU Mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat apabila pengguna kendaraan listrik mengalami kendala selama perjalanan. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

WFH BGN Tak Berlaku untuk Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan

Poin Penting Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan skema kerja hybrid (WFH-WFO) 50% untuk unit yang… Read More

7 hours ago

Kasus Kredit Sritex-Bank DKI, Ahli: Kredit Macet Bukan Selalu Pidana

Poin Penting Zulkarnain Sitompul menegaskan kredit macet tidak otomatis menjadi tindak pidana, melainkan bagian dari… Read More

8 hours ago

Kadin Minta Dunia Usaha Perkuat Kepatuhan Seiring Berlaku KUHP Baru

Poin Penting Kadin mendorong dunia usaha meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi seiring pemberlakuan KUHP baru Perusahaan… Read More

9 hours ago

Bank Mantap dan UGM Kolaborasi, Integrasi Layanan hingga Program Persiapan Pensiun

Poin Penting PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi mengintegrasikan… Read More

10 hours ago

BTN Soroti Data Backlog Perumahan, Tanpa Basis Jelas Sulit Tepat Sasaran

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menilai data backlog perumahan masih belum akurat… Read More

10 hours ago

BTN Resmikan Ecopark Dago dan 3 Cabang Baru, Genjot Efisiensi Layanan

Poin Penting BTN meresmikan Ecopark Dago sebagai pusat pelatihan SDM berbasis konsep modern dan ramah… Read More

11 hours ago