Ilustrasi - Masyarakat tetap produktif ketika menjalani Work From Home (WFH) berkat keandalan dan layanan listrik yang mudah diakses melalui PLN Mobile. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan dalam mendukung kebijakan work from home (WFH) dengan menjaga keandalan pasokan listrik serta memperkuat layanan digital bagi pelanggan.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan peningkatan aktivitas bekerja dari rumah mendorong kenaikan konsumsi listrik rumah tangga.
“Penggunaan perangkat elektronik saat bekerja dari rumah lebih intens dan berlangsung lebih lama, sehingga kebutuhan daya listrik ikut meningkat,” ujar Gregorius, dikutip Rabu, 8 April 2026.
Baca juga: PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Selama Libur Lebaran 2026
Menurutnya, penggunaan perangkat seperti laptop, pendingin ruangan, dan peralatan penunjang kerja lainnya menjadi faktor utama peningkatan konsumsi listrik selama WFH.
PLN, kata dia, menyediakan layanan penyesuaian daya listrik melalui aplikasi PLN Mobile untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan tersebut. Pelanggan pun dapat mengajukan tambah daya secara daring tanpa harus datang ke kantor layanan.
Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga pencatatan meter mandiri.
“Dalam satu aplikasi, pelanggan dapat mengelola kebutuhan listriknya dengan lebih mudah dan praktis sesuai dengan aktivitas sehari-hari,” kata Gregorius.
Baca juga: Tarif Listrik PLN Terbaru 30 Maret–5 April 2026 untuk Semua Golongan, Ini Rinciannya
PLN juga membuka kanal pengaduan melalui aplikasi bagi pelanggan yang mengalami gangguan listrik. Laporan dapat disertai foto, deskripsi, serta penjadwalan kunjungan petugas.
PLN menegaskan pasokan listrik tetap andal selama kebijakan WFH berlangsung, seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap listrik untuk menunjang produktivitas kerja dari rumah. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More