News Update

PJT II dan KKP Kerja Sama Pengembangan Riset Perikanan

Jakarta–Perum Jasa Tirta II (PJT II) dan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Riset Perikanan Tangkap Berbasis Budidaya (Cultured Base Fisheries – CBF) di perairan Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta.

Penandatanganan dilakukan oleh Djoko Saputro selaku Direktur Utama PJT II dan M. Zulficar Mochtar selaku Kepala BRSDM – KKP disaksikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan Menteri BUMN di Gedung KKP, Jakarta, Kamis, 14 September 2017.

Sinergi ini merupakan salah satu tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara KKP dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentang Dukungan Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional Melalui Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu di Pulau-pulau Kecil dan Kawasan Perbatasan yang ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan Menteri BUMN di hari dan tempat yang sama sebelumnya.

Maksud dan tujuan dari penandatanganan tersebut yaitu sebagai landasan bagi kedua belah pihak dalam menyelenggarakan kegiatan pengusahaan dan pengembangan perikanan tangkap berbasis budidaya (cultured base fisheries – CBF) secara berkelanjutan di perairan Waduk Jatiluhur Purwakarta. Selain itu sebagai implementasi Program Danau Jatiluhur Bersih yang telah dan sedang dilakukan oleh PJT II melalui upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar Waduk Jatiluhur sebagai sumber penghasilan dari usaha budi daya perikanan darat.

Dalam Perjanjian Kerja Sama ini BRSDM melalui Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan melakukan riset dan memfasilitasi pembinaan, pengawasan dan pendampingan terhadap petani lokal dalam kegiatan pengusahaan dan pengembangan perikanan tangkap berbasis budidaya dan mengikutsertakan kelompok masyarakat perikanan di sekitar waduk.

Sedangkan dalam rangka pelaksanaan kegiatan awal penebaran ikan, PJT II akan menyiapkan benih ikan dengan ketentuan untuk penebaran selanjutnya para petani lokal yang menyediakan benih ikannya. (*)

 

Paulus Yoga

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

3 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

3 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

4 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

4 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

5 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

6 hours ago