Properti

Pimpin Pangsa Pasar Properti, JLL Indonesia Cetak Transaksi USD432 Juta

Jakarta – Di tengah tantangan industri properti, JLL Indonesia tetap mampu mencetak total transaksi sebesar USD432 juta dan pangsa pasar mencapai 78,4 persen. Ini semakin menegaskan dominasi JLL di pasar properti Indonesia.

Atas kinerjanya tersebut, JLL Indonesia kembali menempati peringkat pertama dalam layanan investment advisory menurut MSCI Real Capital Analytics (RCA). Capaian ini merupakan yang keempat kalinya secara beruntun yang diraih JLL Indonesia.

Farazia Basarah, Country Head & Head of Logistics and Industrial JLL Indonesia mengatakan, raihan peringkat MSCI RCA selama empat tahun beruntun membuktikan pemahaman pasar, serta pendekatan berfokus pada klien yang dilakukan perseroan.

Baca juga: Emiten Properti BSDE Bidik Prapenjualan Rp10 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

“Pencapaian ini mencerminkan kemampuan kami dalam menghadapi tantangan pasar dan secara konsisten memberikan nilai tambah bagi klien, sekaligus memperkuat posisi kami sebagai konsultan terpercaya untuk investasi properti di Indonesia,” jelasnya.

Kinerja kuat JLL Indonesia tercermin dalam volume transaksi sebesar USD432 juta, yang mencakup sebagian besar investasi properti di Indonesia. Pangsa pasar sebesar 78,4 persen menegaskan posisi JLL sebagai pemimpin pasar dan kepercayaan investor serta pemilik properti terhadap layanannya.

Sementara, Jacintha Tabalujan Herzog, Head of Capital Markets di JLL Indonesia, mengatakan: meski menghadapi tantangan ekonomi dan politik global, pasar properti Indonesia tetap tangguh dan terus menarik minat investor, baik domestik maupun internasional. Dengan pemahaman yang kuat tentang tren pasar lokal, serta dukungan jaringan global JLL, perseroan dapat mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang investasi terbaik bagi klien.

Baca juga: Survei BI: Penjualan Properti Residensial Anjlok, Suku Bunga KPR Jadi Hambatan

“Kami akan terus berkomitmen dengan strategi kami untuk memberikan solusi inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan klien dan perkembangan pasar,” jelasnya.

Peringkat teratas JLL Indonesia selama empat tahun terakhir menegaskan keunggulannya  dalam menghadapi dinamika pasar.

Keberhasilan ini didukung oleh riset pasar yang mendalam, layanan strategic advisory, dan pendekatan yang berfokus pada klien dengan memanfaatkan keahlian global JLL dan pemahaman mendalam terhadap pasar lokal. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

15 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

17 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

1 hour ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

2 hours ago