Pimpin AXA Mandiri, Ini Profil Handojo G. Kusuma
Jakarta – Dinakhodai pimpinan baru, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) secara konsisten dan berkelanjutan menjalankan berbagai kegiatan dan edukasi tentang manfaat perlindungan asuransi ke seluruh masyarakat Indonesia yang diharapkan mendukung peningkatan inklusi keuangan mencapai angka 75% pada 2019 melalui asuransi.
“Penetrasi yang masih rendah dan peluang pasar yang masih terbuka lebar menjadi momentum yang baik bagi AXA Mandiri untuk terus berkembang. Tentunya hal ini dapat dicapai melalui inovasi dan pendekatan-pendekatan yang tepat dan bertujuan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” kata Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma di Jakarta, Kamis 10 Januari 2019.
Di awal 2019, Handojo G. Kusuma resmi menjadi Presiden Direktur AXA Mandiri. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun berkecimpung di industri asuransi. Handojo akan fokus memperkuat kinerja AXA Mandiri melalui solusi perlindungan dan layanan yang semakin inovatif.
Baca juga: Masuki 2019, AXA Mandiri Fokus Kembangkan Digital
Handojo Gunawan sendiri memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di industri asuransi dengan 18 tahun berada di posisi manajemen senior. Beliau juga berpengalaman dalam berbagai disiplin fungsi di bawah penjualan atau distribusi, pemasaran serta operasional asuransi umum dan jiwa.
Sebelum bergabung dengan AXA Mandiri, Handojo juga pernah menjabat sebagai Vice Presiden Direktur dan Country CEO untuk Alianza Indonesia dan Regional Chief Agency Officer Asia Pasifik Allianz. Handojo berharap, kinerja AXA Mandiri semakin tumbuh dan berkembang seiring dengan digitalisasi ekonomi nasional maupun global.(*)
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More