Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 5% Ditengah Ketidakpastian Global Luar Biasa
Jakarta — Pada tahun politik saat ini, dinilai bukan menjadi momok yang harus dikhawatirkan bagi para investor untuk agresif di pasar.
Hal tersebut disampaikan oleh Managing Director and Head Wealth Management Standard Chartered Bank Indonesia Bambang Simarno. Bambang bahkan menyebut, sikap investor dinilai tidak akan mudah goyah dalam menjalankan investasi miliknya pada tahun politik.
“Siapapun presidennya, kalau kita lihat sih tidak akana mempengaruhi investor apakah positif atau negatif,” ujar Bambang di Jakarta, Senin 11 Febuari 2019.
Bambang menyebut, para investor yakin kedua pasangan calon sama-sama ingin memajukan perekonomian, memperbaiki infrastruktur, dan mengejar pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Bambang menyadari, tahun politik juga menimbulkan ketidakpastian. Namun, bila berkaca pada pagelaran Pemilihan Presiden sebelumnya yakni pada2009 dan 2014, iklim pasar justru positif. Tahun 2009, kinerja IHSG di atas 20 persen. Sementara di 2014, kinerja naik menjadi 40 persen.
Bambangpun juga berharap, pada tahun politik saat ini dapat meningkatkan sektor perekonomian nasional. (*)
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More
Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More