Categories: Sharia Insight

PHK DI BANK SYARIAH, BANK MUAMALAT TAK MEMBANTAH

Jakarta – Sejumlah bank umum syariah (BUS) membantah telah melalukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran.
“Sepanjang 2014 hingga Oktober 2019 kami hanya melakukan 148 kali PHK di Bank Mega Syariah,” ujar Ratna Wahyuni, Desk Corporate Affair Head Bank Mega melalui suratnya kepada Infobank. Begitu juga Bank Syariah Mandiri (BSM) yang membantah melakukan PHK besar-besaran karena kenaikan non performing loan (NPF)!. Menurut Mulya Siregar, Komisaris Utama BSM, adalah benar bahwa BSM melakukan pengurangan tapi jumlahnya tidak sebesar itu dan tidak berkaitan restrukturisasi aset yang diintepretasikan naiknya NPF.
“Bisa jadi karena ada disrupsi teknologi, yang membuat contoh BSM menutup 100 kantor untuk bisa lebih bersaing dan lebih efisien, bukan karena NPF tinggi,” ujarnya kepada infobanknews.com (11/11).
Sedangkan Bank Muamalat tidak memungkiri jumlah pengurangan ribuan karyawannya. “Iya benar. Kurang lebih jumlahnya sama (seperti diberitakan Majalah Infobank Nomor 399 November 2019_Red),” ujar Awaldi, Direktur Operasional Bank Muamalat kepada Infobanknews.com (11/11).
Seperti ditulis di Majalah Infobank Nomor 399, data Biro Riset infobank mengatakan bahwa sepanjang 2014 hingga 2018 industri perbankan mengurangi tenaga kerjanya 38.831 orang. Tiga bank umum syariah (BUS) tercatat dalam enam besar bank dalam pengurangan jumlah tenaga kerja, yaitu BSM yang memangkas 8.182 karyawannya, Bank Mega Syariah yang memotong 2.622 karyawan dan Bank Muamalat yang memangkas 2.488 pegawainya. Kalau ditotal, jumlah pegawai yang dipangkas oleh tiga BUS terbesar tersebut mencapai 13.292 orang.

Redaksi

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

2 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

3 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

3 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

3 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

6 hours ago