Market Update

Phintraco Sekuritas Jadi Anggota Bursa Pertama Berlisensi Liquidity Provider Saham

Poin Penting

  • Phintraco Sekuritas menjadi Anggota Bursa pertama yang memperoleh lisensi Liquidity Provider Saham dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • Program ini bertujuan meningkatkan likuiditas, efisiensi, dan transparansi pasar modal, serta mendukung proses price discovery yang lebih wajar.
  • Phintraco siap menjalankan peran penyedia likuiditas secara berkelanjutan, termasuk menjajaki kerja sama dengan emiten berfundamental baik namun likuiditas terbatas.

Jakarta – PT Phintraco Sekuritas secara resmi telah menjadi Anggota Bursa (AB) pertama yang memperoleh lisensi Liquidity Provider Saham dari Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Langkah tersebut menandai dimulainya implementasi kebijakan Liquidity Provider Saham yang diatur dalam Peraturan Bursa Nomor II-Q dan III-Q, sekaligus membuka peluang bagi AB untuk mengambil peran strategis dalam memperkuat likuiditas pasar modal.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan AB BEI, Irvan Susandy, menjelaskan terdapat beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi AB untuk dapat menjadi Liquidity Provider Saham, salah satunya adalah status AB yang tidak sedang dalam keadaan suspensi.

Baca juga: Resmi Melantai di Bursa, Harga Saham Pelayaran Jaya (PJHB) Sentuh ARA

Kemudian, AB juga harus memiliki minimum Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) senilai Rp100 miliar, memiliki Standard Operating Procedure (SOP) kebijakan internal, dan sistem untuk penyampaian kuotasi Liquidity Provider Saham.

“Dengan menjadi Liquidity Provider Saham, AB memainkan peran strategis  bagi investor untuk dapat memberikan jaminan likuiditas di pasar serta bagi Perusahaan Tercatat agar proses price discovery saham dapat dilakukan sesuai dengan enterprise value,” ucap Irvan dalam keterangannya dikutip, 6 November 2025.

Sementara itu, Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas, Ferawati menyatakan pihaknya siap berperan sebagai Liquidity Provider Saham, baik secara infrastruktur maupun sumber daya manusia, serta berkomitmen untuk menjalankan fungsi penyedia likuiditas secara berkelanjutan. 

Ia meyakini, Liquidity Provider Saham memiliki peran strategis dalam mendukung tujuan utama BEI, yaitu meningkatkan likuiditas, efisiensi, dan transparansi pasar modal.

“Kehadiran Liquidity Provider Saham mendorong perdagangan yang lebih stabil dan peningkatan volume transaksi, sehingga pasar modal Indonesia menjadi lebih sehat, kompetitif, dan menarik bagi investor ritel maupun institusi,” ujar Fera dalam kesempatan yang sama.

Di sisi lain, pihaknya tengah melakukan penjajakan dengan beberapa perusahaan tercatat potensial untuk berpartisipasi dalam program Liquidity Provider Saham. 

Baca juga: Saham Bank Himbara Diproyeksi Positif pada Akhir 2025, Berikut Sentimennya

Phintraco Sekuritas telah mulai menghubungi investor relations perusahaan tercatat, terutama yang masuk daftar Liquidity Provider Saham dengan fundamental baik namun likuiditas terbatas, sekaligus menindaklanjuti minat dari beberapa perusahaan tercatat yang belum masuk daftar Liquidity Provider Saham.

“Kami berharap kehadiran Liquidity Provider Saham dapat meningkatkan likuiditas dan kedalaman pasar saham Indonesia, sehingga transaksi lebih efisien dan harga saham mencerminkan nilai wajar,” tutup Fera. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

3 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

5 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

5 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

6 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

6 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

6 hours ago