Nasional

PHE ONWJ Perpanjang Pasokan Gas untuk Refinery Unit VI Balongan

Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) dan PT Kilang Pertamina Internasional menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk kebutuhan Refinery Unit VI Balongan (RU VI).

Plt. Direksi PT PHE ONWJ, Sunaryanto mengatakan, langkah ini merupakan upaya sinergi antar anak perusahaan Pertamina untuk mendukung ketahanan energi nasional dan memastikan pasokan energi yang berkelanjutan bagi sektor industri.

“Melalui penandatanganan PJBG ini, kami mendukung terciptanya kesinambungan pasokan gas yang stabil dan berkelanjutan, efisiensi operasional kilang, serta berkontribusi pada pencapaian visi Pertamina Group untuk menjadi perusahaan energi terkemuka di Asia pada 2025,” katanya, dikutip Rabu, 21 Mei 2025.

Baca juga : Cara PHE ONWJ Berikan Akses Pendidikan untuk Anak Pesisir

Menurutnya, dengan komitmen bersama, PHE ONWJ dan RU VI berharap dapat terus berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan energi domestik dan mendukung pembangunan sektor energi nasional yang berkelanjutan.

Diketahui, Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) ini menandai kelanjutan komitmen jangka panjang dalam pemenuhan kebutuhan gas untuk operasional kilang pengolahan minyak bumi di Balongan, Jawa Barat. 

Baca juga : Pertamina Geothermal (PGEO) Sukses Bukukan Kinerja Solid di Awal 2025, Ini Rinciannya

Sebelumnya, PHE ONWJ telah menjadi pemasok gas RU VI sejak 2017 dan akan berlanjut hingga tahun 2029 berdasarkan PJBG.

Dalam PJBG, suplai volume gas yang disepakati antara kedua belah pihak berbeda setiap tahunnya, dengan volume terendah 5 miliar British Thermal Unit per hari (BBTUD) hingga tertinggi 23 BBTUD.

PJBG ini ditandatangani oleh Plt. Direksi PT PHE ONWJ, Sunaryanto, dan Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional, Taufik Aditiyawarman. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

11 mins ago

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

4 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

4 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

4 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

4 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

4 hours ago