Jakarta – Menjelang mudik Lebaran 2023, PT Phapros Tbk, yang merupakan bagian Holding BUMN Farmasi tengah mempersiapkan berbagai program bersama dengan produk legendarisnya, Antimo.
Direktur Utama PT Phapros Tbk Hadi Kardoko mengatakan, bahwa berdasarkan data Kementerian Perhubungan RI, diperkirakan akan ada 123,8 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik. Angka itu naik dari 85,5 juta orang pada mudik Lebaran 2022.
“Ini menjadi momen penting bagi kami bersama Antimo. Untuk itu, kami telah menyiapkan berbagai program guna menyamankan perjalanan mudik masyarakat ke kampung halaman,” ujar pria yang akrab disapa Hadi tersebut dikutip Kamis, 13 April 2023.
Hadi melanjutkan, pihaknya telah menyiapkan puluhan ribu produk yang nanti akan dibagikan dalam program mudik gratis bersama Kementerian BUMN. Produk tersebut diharapkan juga dapat menjaga daya tahan tubuh pemudik agar tetap fit selama merayakan momen Lebaran.
“Kami juga menyiapkan posko Antimo di beberapa titik seperti Rest Area KM 57 dan KM 379 di mana pemudik bisa menikmati berbagai hiburan saat beristirahat,” tambah Hadi.
Baca juga: BPKH Pastikan Program Angkutan Mudik Gratis Tak Pakai Dana Haji
Selain itu, emiten berkode saham PEHA ini juga tengah menggandeng sejumlah Key Opinion Leader untuk melakukan edukasi melalui media sosial, terkait dengan mudik yang aman dan nyaman.
“Jika lelah berkendara, segera beristirahat dan jangan lupa untuk mengonsumsi makanan bergizi serta multivitamin tambahan dengan kandungan Vitamin C dan E agar daya tahan tubuh tetap terjaga,” ujarnya.(*)
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026 Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More