Ekonomi dan Bisnis

Phapros Incar Bisnis Tumbuh Dobel Digit di 2022

Jakarta – PT Phapros Tbk, salah satu perusahaan farmasi nasional optimis, kinerja bisnisnga dapat tumbuh hingga dobel digit di tahun 2022 ini. Pertumbuhan tersebut utamanya akan didorong oleh pengembangan dan inovasi produk-produk baru.

Direktur Utama Phapros, Hadi Kardoko mengatakan di tengah kondisi ketidakpastian saat ini, inovasi adalah kunci untuk bisa tetap bertahan. “Sepanjang 2021 lalu, kami sudah meluncurkan sembilan produk. Sembilan produk tersebut merupakan hasil dari pengembangan dan penelitian yang juga diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya, 6 Januari 2022.

Pada tahun 2022, emiten berkode saham PEHA ini juga berencana meluncurkan sepuluh hingga dua belas produk baru yang diharapkan bisa mendorong kinerja perusahaan agar dapat tumbuh sesuai target.

“Produk baru yang akan diluncurkan tersebut berasal dari beberapa kelas terapi yang diantaranya adalah antibiotik, antidiabetes, antikolesterol yang merupakan produk-produk first line therapy sehingga menambah kelengkapan produk PT Phapros Tbk,” jelas Hadi sembari menambahkan bahwa hingga 2023, portfolio produk baru Phapros akan terdiri dari 63% branded dan 37% generik.

Sebelumnya, pada akhir tahun 2021 lalu Phapros meluncurkan produk Cardismo extended release (Cardismo XR) yang merupakan obat untuk penyakit jantung dan kardiovaskular. Hadi menambahkan, bahwa Cardismo XR yang terbuat dari bahan aktif Isosorbid mononitrat ini merupakan pengembangan dari produk Cardismo Phapros sebelumnya.

Perbedaannya adalah produk ini merupakan tablet lepas lambat atau extended release (XR). Jika sebelumnya penderita penyakit jantung koroner harus minum obat 2 – 3 kali sehari, dengan Cardismo XR ini pasien cukup mengonsumsi 1 kali sehari dengan efektivitas yang dapat dirasakan selama seharian, sehingga, diharapkan kenyamanan dan kepatuhan pasien dalam meminum obat ini. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

4 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

4 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

4 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

4 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

8 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

11 hours ago