Penampakan salah satu infrastruktur dari PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE). (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menyampaikan, pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak berkepentingan dalam mengembangkan panas bumi.
Sebab, Indonesia memiliki potensi panas bumi yang besar sehingga perlu menciptakan ekosistem yang ideal untuk pengembangan panas bumi tersebut.
“Untuk itu memang perlu dilakukan kerjasama dengan berbagai pihak terkait dalam memanfaatkan kemajuan teknologi dan penelitian guna menghadirkan inovasi dari potensi panas bumi yang dimiliki Indonesia,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Julfi Hadi, dikutip Kamis (21/9).
Baca juga: Panas Bumi Bisa jadi Sumber Energi Paling Efisien, Ini yang Disiapkan PGE
Julfi sendiri menyampaikan hal tersebut saat hadir di acara The 9th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2023. Acara tahunan terbesar industri panas bumi yang berlangsung pada 20 hingga 22 September di Jakarta Convention Center, Senayan.
Ia mengungkapkan, bahwa agenda IIGCE ini memegang peranan penting sebagai wadah dalam bertukar pengetahuan dan teknologi panas bumi dalam mewujudkan percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
“Kami optimis forum ini dapat maksimalisasi pemanfaatan panas bumi melalui sinergi dengan berbagai pihak terkait. Maksimalisasi ini dilakukan melalui pemanfaatan teknologi unggul yang dapat mendorong efisiensi biaya maupun waktu,” ungkapnya.
Menurutnya, guna mencapai ekosistem panas bumi yang ideal di Indonesia, diperlukan sinergi dengan perusahaan panas bumi lainnya guna mengembangkan produk turunan panas bumi.
“Selain itu, dari sisi regulasi perlu dipastikan bahwa ekosistem panas bumi mendapat kebijakan yang mendukung keberlanjutan ekosistem industri,” tuturnya.
Baca juga: Mayoritas Pendapatan Pertamina dari Energi Fosil, Apa Kabar Realisasi EBT?
PGE juga menilai masyarakat perlu memberikan dukungan terhadap pengembangan panas bumi sebagai baseload energi terbarukan untuk memainkan peran yang lebih strategis dalam transisi energi.
“PGE yakin dengan adanya dukungan masyarakat transisi energi bersih akan dapat diwujudkan secara optimal,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More
Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More
Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More
Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More