Logam Mulia; Harga emas naik. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta– Penguatan harga emas yang terjadi diperkirakan terjdi karena pesimisme investor terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat. Tadi pagi, harga emas batangan produksi Antam per gram mencapai Rp573 ribu, melonjak dibandingkan hari sebelumnya.
Pergerakan naik juga terjadi pada pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam, yang kini di level Rp510.000 dari sebelumnya Rp505.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas Antam pada perdagangan kemarin sempat turun Rp1.000 ke level Rp561.000 dari posisi Rp562.000 per gram.
“Dollar index masih terus tertekan hingga dini hari tadi di sisi lain emas dan Yen kembali menguat tajam sebagai alternatif safe heaven selain dolar yang saat ini terus tertekan menyusul pandangan the Fed yang semakin pesimistis terhadap prospek perekonomian AS,” kata Rangga Cipta Ekonom Samuel Sekuritas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat, 12 Februari 2016.
Selain itu, perekonomian global juga dinilai masih buruk prospeknya sehingga harga energi belum menemui alasan untuk bangkit.
“Sore ini ditunggu pertumbuhan PDB Zona Euro yang diperkirakan masih memburuk. Pelemahan dollar bisa berlanjut di Asia hari ini,” kata dia. (*) Ria Martati
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More
Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More