Logam Mulia; Harga emas naik. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta– Penguatan harga emas yang terjadi diperkirakan terjdi karena pesimisme investor terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat. Tadi pagi, harga emas batangan produksi Antam per gram mencapai Rp573 ribu, melonjak dibandingkan hari sebelumnya.
Pergerakan naik juga terjadi pada pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam, yang kini di level Rp510.000 dari sebelumnya Rp505.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas Antam pada perdagangan kemarin sempat turun Rp1.000 ke level Rp561.000 dari posisi Rp562.000 per gram.
“Dollar index masih terus tertekan hingga dini hari tadi di sisi lain emas dan Yen kembali menguat tajam sebagai alternatif safe heaven selain dolar yang saat ini terus tertekan menyusul pandangan the Fed yang semakin pesimistis terhadap prospek perekonomian AS,” kata Rangga Cipta Ekonom Samuel Sekuritas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat, 12 Februari 2016.
Selain itu, perekonomian global juga dinilai masih buruk prospeknya sehingga harga energi belum menemui alasan untuk bangkit.
“Sore ini ditunggu pertumbuhan PDB Zona Euro yang diperkirakan masih memburuk. Pelemahan dollar bisa berlanjut di Asia hari ini,” kata dia. (*) Ria Martati
Poin Penting Laba bersih Astra International turun 3,34% menjadi Rp32,76 triliun pada 2025, seiring pendapatan… Read More
Poin Penting Askrindo Tarakan dan HIPMI Tarakan menandatangani MoU untuk penyediaan layanan asuransi umum, suretyship,… Read More
Poin Penting Biodiesel hemat devisa Rp720 triliun dan turunkan emisi 228 juta ton CO₂ sepanjang… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,31% ke level 8.209,32 pada perdagangan sesi I, belum mampu rebound.… Read More
Poin Penting Anggota Aprindo menegaskan selalu patuh terhadap semua aturan dan prosedur lokal saat membuka… Read More
Poin Penting Bank Jambi menelusuri gangguan sistem yang menyebabkan kerugian nasabah dan menurunkan tim audit… Read More