Ekonomi dan Bisnis

Peserta AKI Sukses Jalin Kerja Sama dengan Instansi Pemerintah

Jakarta – Program akselerator Bootcamp Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 telah menjadi platform penting bagi pelaku usaha kreatif di Indonesia untuk mengembangkan kemampuan bisnis mereka dan membangun jejaring yang kuat.

Dengan diadakan di 12 kota, termasuk Bekasi, Singkawang, Blitar, Palu, Magelang, Serang, Toba, Tanjung Pinang, Ternate, Labuan Bajo, Denpasar, dan Merauke, program AKI 2024 ini telah memberikan pelatihan intensif kepada 410 pelaku usaha kreatif selama tiga hari di masing-masing kota.

Selain mendapatkan pengetahuan bisnis dari mentor profesional, salah satu manfaat utama yang dirasakan peserta adalah kemampuan untuk membangun jejaring yang solid. Hal ini terbukti sangat berharga karena banyak peserta AKI 2024 berhasil menjalin kerjasama dengan berbagai institusi pemerintah.

Baca juga: Bootcamp AKI Pacu Kreativitas dan Inovasi para Pelaku Usaha

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyatakan bahwa AKI merupakan program tahunan Kemenparekraf yang bertujuan memberikan wadah bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk masuk ke dalam ekosistem, membangun jejaring, dan membentuk database.

“AKI siap menjadi wadah bagi pelaku ekraf untuk masuk ke dalam ekosistem, membangun jejaring dan database, ajang publikasi dan promosi, serta memperluas pasar,” ujar Sandiaga Uno dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (4/6)

Laporan AKI 2023 menunjukkan bahwa dari survei terhadap 120 peserta, 45 persen di antaranya telah berhasil menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), 28 persen dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan 27,5 persen dengan Kementerian BUMN (KemenBUMN).

Keberhasilan ini menegaskan bahwa program AKI tidak hanya memberikan pelatihan bisnis tetapi juga membuka jalan bagi peserta untuk mendapatkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai instansi pemerintah.

Kolaborasi tersebut tentu membuka peluang yang lebih besar bagi para pelaku usaha kreatif untuk mengakses berbagai sumber daya, program, dan pasar yang lebih luas.

Baca juga: Anggota DPR Soroti Kelemahan UMKM Sulit Berkembang, Apa Itu?

Tahapan berikutnya dari program AKI 2024 adalah pameran yang akan diadakan di masing-masing kota dan kabupaten pada akhir bulan Mei hingga Agustus 2024. Pameran ini akan menjadi platform bagi peserta Bootcamp terpilih untuk menampilkan produk mereka kepada publik yang lebih luas, serta membangun jejaring lebih lanjut dengan berbagai pemangku kepentingan.

Selanjutnya, rangkaian kegiatan AKI 2024 akan mencapai puncaknya dengan Malam Puncak yang akan diselenggarakan di Jakarta pada September 2024. Dalam acara ini, 12 produk terbaik perwakilan dari setiap kota/kabupaten akan dipamerkan dalam skala nasional. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

11 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

11 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

12 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

13 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

13 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

14 hours ago