Poin Penting
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan pesan penting dari Presiden Prabowo Subianto terkait kegiatan operasional Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah transisi kepemimpinan.
“Tidak ada kekosongan kepemimpinan dalam pengawasan keuangan ataupun pasar modal,” ucap Airlangga dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, 31 Januari 2026, malam.
Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan, Pejabat Pelaksana Tugas (PJS) yang ditunjuk akan memastikan seluruh fungsi regulasi aktivitas perdagangan dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan.
Baca juga: IHSG Sepekan Ambles Hampir 7 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.046 Triliun
“Institusi kita kuat karena sistem dikelola sesuai dengan standar good governance dan best practices,” imbuhnya.
Airlangga juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo untuk para investor domestik, mitra internasional, dan seluruh rakyat Indonesia bahwa, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh.
Baca juga: Danantara Siap Jadi Pemegang Saham BEI Usai Demutualisasi
“Pesan beliau saya kutip: kepada para investor domestik, mitra internasional dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan berdiri teguh di belakang pasar keuangan Indonesia dan berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More
Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More
Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More
Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More