Ekonomi dan Bisnis

Perusahaan Rokok Elektrik RELX Terus Kedepankan Implementasi ESG

Jakarta – RELX sebagai produsen di industri rokok elektrik (e-cigarette/vape) global, terus berinovasi produk yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan etika bisnis, serta pengembangan talenta. RELX juga fokus pada emisi gas rumah kaca, dan menjadi perusahaan yang transparan (keterbukaan informasi perusahaan).

General Manager RELX International Indonesia, Yudhistira Eka Saputra mengungkapkan, bahwa perusahaan terus senantiasa memandang implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai salah satu kompetensi inti perusahaan.

Beberapa upaya yang dilakukan RELX Internasional untuk mematuhi seluruh ketentuan terkait ESG adalah dengan membentuk komite ESG pada tingkat dewan direksi, mengintegrasikan ESG ke dalam strategi pengembangan jangka panjang perusahaan, serta memadukan indikator ESG ke dalam pengambilan keputusan perusahaan.

Baca juga: Sebelum Edar, RELX Pastikan Seluruh Produk Sudah Lewati 150 Tahap Pengujian

Selain itu, RELX telah memasukkan ESG ke dalam rangkaian rantai pasokan di mana perusahaan secara rutin melakukan penilaian ESG mandiri setiap tahun terhadap pemasok besar. RELX juga melakukan audit melalui pihak ketiga terhadap pemasok untuk mengevaluasi kepatuhan mereka terhadap Kode Etik RELX untuk Mitra Bisnis dan agar memenuhi persyaratan Standar SA8000.

Selain itu, komitmen RELX Internasional Indonesia untuk menjalankan bisnis sejalan dengan prinsip-prinsip tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan, salah satunya diwujudkan dengan menggandeng pengelola sampah Armada Kemasan dalam melaksanakan kerja sama pengelolaan limbah elektronik bertajuk Waste Collecting Pilot Indonesia 2023.

Dalam program tersebut, RELX menyediakan boks khusus untuk pengumpulan cartridge, device, dan produk RELX sekali pakai lainnya untuk didaur ulang. Berkat upaya-upaya ini, pada tahun 2022, RELX meraih peringkat “A” dari MSCI ESG Ratings. Ke depan, RELX akan terus bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mengembangkan industri rokok elektrik yang berkelanjutan.

“RELX berkomitmen untuk terus meningkatkan pembangunan berkelanjutan dalam jangka panjang, serta bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk berkontribusi dalam keberlanjutan lingkungan, sosial, dan perusahaan,” ujar Yudhistira dikutip Rabu, 6 Desember 2023.

Atas komitmennya tersebut, RELX pun meraih peringkat pertama dalam bidang implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dari S&P Global dalam industri rokok elektrik global. Dalam Penilaian Keberlanjutan Perusahaan atau Corporate Sustainability Assessment (CSA) yang dilakukan S&P Global, RELX mencatatkan nilai di atas rata-rata industri dengan score meningkat 13% dibandingkan tahun lalu.

Baca juga: Pemerintah Diminta Segera Terbitkan Regulasi Rokok Elektrik

Perolehan peringkat pertama RELX dalam bidang implementasi ESG dari S&P Global di industri rokok elektrik membuktikan bahwa di tengah persaingan dengan merk rokok elektrik lainnya, RELX hadir sebagai brand yang mempertimbangkan keberlangsungan lingkungan dan sosial dalam setiap langkah operasional.

The S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) merupakan salah satu evaluasi tahunan yang paling komprehensif di dunia terhadap praktik keberlanjutan perusahaan, melalui model penilaian kuantitatif yang menyeluruh, ketat, dan transparan. Tahun ini, RELX menjadi salah satu dari 13.000 perusahaan yang berpartisipasi dalam 2023 S&P Global Corporate Sustainability Assessment. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

2 mins ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

1 hour ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

3 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

4 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

5 hours ago

Tokio Marine Life Gandeng BAZNAS Bedah 5 Rumah dan Santuni Anak Yatim di Jakarta

Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More

5 hours ago