Ekonomi dan Bisnis

Perundingan Freeport Mulai Fokus ke Penerimaan Pajak

Jakarta – Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku, bahwa saat ini konsentrasi pemerintah terkait perundingan dengan PT Freeport Indonesia sudah mulai memasuki wilayah pembahasan mengenai potensi penerimaan pajak, baik untuk Pusat maupun Pemerintah Daerah.

“Sekarang leading sectornya adalah Kementerian Keuangan, yaitu mengenai perpajakan. Baik untuk pemerintah pusat maupun pungutan-pungutan yang ada di Daerah,” ujar Rini di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.

Sementara itu, kata Rini, bahwa pembahasan tentang divestasi diharapkan sudah menemui kesepakatan pada Kuartal I-2019, termasuk mengenai tata cara perhitungan nilai divestasi. “Proses divestasinya kami menekankan harus selesai di Kuartal I-2019,” ucap Rini.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa saat ini pemerintah tengah mengevaluasi metode kalkulasi tentang nilai Freeport. “Intinya, saat ini masih berada pada tahap negosiasi,” tegas Rini.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa usai mendapatkan kepastian tentang pembangunan smelter dan komitmen divestasi 51 persen, pemerintah akan fokus berunding pada isu kepastian investasi dan penerimaan negara.

Sri Mulyani menyebutkan, pada dasarnya ada empat area dalam paket perundingan antara pemerintah dan Freeport, yakni pembangunan smelter, komitmen divestasi 51 persen saham, kepastian investasi dan penerimaan negara, serta perpanjangan operasi.

“Soal kepastian investasi dan penerimaan negara merupakan lead dalam hal perundingan dengan Freeport. Kami melakukan formulasi berdasarkan Pasal 128 UU Minerba,” jelas Sri Mulyani. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

2 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

7 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

7 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

9 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

19 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

19 hours ago