News Update

Perumnas Gandeng KAI Bangun 3.693 Hunian di Stasiun Pondok Cina

Depok — Guna menpercepatan pembangunan Program Sejuta Rumah dan juga mengurangi angka backlog perumahan, Perum Perumnas bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali meresmikan pembangunan rumah susun dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat.

Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan, proyek TOD Depok ini merupakan Proyek TOD kedua setelah TOD Tanjung Barat.

“Kami melihat animo yang luar biasa pada TOD Tanjung Barat sehingga kami segerakan merealisasikan TOD Depok ini. Selain untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat guna mendapatkan hunian yang terintegrasi dengan moda transportasi massal,” ungkap Bambang di Kawasan Stasiun Pondok Cina, Depok, 2 Oktober 2017.

Baca juga: Backlog Perumahan Nasional Capai 7,6 Juta Unit

Bambang Triwibowo mengatakan, Perumnas bersama KAI akan membangun empat menara di atas lahan seluas 27.706 meter persegi (m2). Di mana pihaknya bersama KAI menargetkan empat menara tersebut bisa menampung 3.693 unit hunian. “Sekitar 30 persen dari jumlah hunian memang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tambah Bambang.

Bambang berharap, TOD di Depok ini dapat mendekatkan jarak pengguna kereta api, menciptakan efisiensi biaya, waktu, dan tenaga, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di perkotaan.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pemerintah dalam beberapa waktu ke depan akan membangun TOD lain, sejalan dengan pengaturan transportasi di Jabodetabek. “Sehingga nantinya semua terintegrasi antara hunian dengan transportasi massal,” tegasnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

View Comments

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

6 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

6 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

7 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

8 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

8 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

9 hours ago