Jakarta- Perum Jamkrindo meraih Penghargaan The Best Marketing di Sektor Financial dan Hospitality kategori CORPORATE MARKETING BUMN dalam ajang BUMN Branding & Marketing Award 2018 digelar di Jakarta, Rabu (21/11).
Dirut Perum Jamkrindo Randi Anto mengatakan bahwa Perum Jamkrindo tidak berhenti berinovasi dan terus mengembangkan produknya untuk kepentingan UMKM.
“Penghargaan ini menjadi pendorong bagi Perum Jamkrindo untuk terus berinovasi dan terus mengembangkan produk serta memasarkannya untuk kepentingan UMKM di masa depan,” kata Randi Anto melalui keterangan resminya, Kamis 22 November 2018.
Perum Jamkrindo setiap tahunnya menerima penghargaan BUMN Branding & Marketing Award termasuk yang ke 6 kalinya ini. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BUMN Track didukung oleh Arrbey Consulting dan Rumah Perubahan pada tahun ini mengambil tema “Merebut Peluang Era Industri 4.0 Melalui Penguatan Merek Indonesia”.
Melanjutkan kesuksesan pada penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, hasil dari BUMN Branding dan Marketing Award diharapkan bisa menjadi refleksi bagi pengelolaan BUMN ke depan yang lebih agresif, berdaya saing tinggi, kompetitif, efisien, serta modern.
BUMN Branding and Marketing Award senantiasa menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh kalangan BUMN. Kredibilitas dan kapabilitas para dewan juri yang telah teruji membuat ajang ini semakin berbobot dan menjadi rujukan bagi insan BUMN. (Dikcy F Maulana)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More