Jakarta – Pandemi Covid-19 yang dinamis membuat pemerintah terus berupaya untuk beradaptasi dengan penyesuaian kebijakan, salah satunya adalah pengetatan dan pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat. Presiden Joko Widodo mengungkapkan perubahan kebijakan yang terjadi adalah bentuk adaptasi penanganan Covid-19 yang merujuk pada data.
“Mungkin hal ini sering dibaca sebagai kebijakan yang berubah-ubah, atau sering dibaca sebagai kebijakan yang tidak konsisten. Justru itulah yang harus kita lakukan, untuk menemukan kombinasi terbaik antara kepentingan kesehatan dan kepentingan perekonomian masyarakat,” ujar Presiden Jokowi pada pidato kenegaraannya, di Jakarta, Senin, 16 Agustus 2021.
Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan pembatasan aktivitas yang tidak bisa dihindarkan juga dibarengi dengan bantuan sosial untuk masyarakat. Bantuan-bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak oleh pandemi.
Adapun bantuan-bantuan yang diberikan adalah, Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Diskon Listrik, Subsidi Gaji, Bantuan Produktif Usaha Mikro, Bantuan Sosial Tunai, BLT Dana Desa, dan Program Kartu Pra Kerja.
Kemudian, Presiden Jokowi juga mendorong perubahan struktur ekonomi untuk menghadapi pandemi melalui hilirisasi, investasi dan ekspor. Selama ini, 55% dari perekonomian didorong oleh konsumsi rumah tangga. Dengan perekonomian lebih produktif, Indonesia akan lebih tangguh dalam menangani Covid-19. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More