“Sekarang masyarakat lebih smart, kalau belanja itu bukan segalanya. Menabung nanti untuk dinikmati lagi, makanya travel fair selalu penuh,” tambah Roy.
Sejalan dengan pendapat Roy, Pemerintah sendiri melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) membantah telah terjadi masalah penurunan daya beli.
Baca juga: Kemajuan Teknologi Buat Inndustri Ritel Amburadul
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada rapat KSSK kemarin mengatakan, penurunan daya beli merupakan isu belaka bila melihat pertumbuhan pajak pertambahan nilai (PPN) yang terus mengalami pertumbuhan ditambah penerimaan negara yang masih positif.
“Pertumbuhan pajak pertambahan nilai (PPN) masih terus mengalami pertumbuhan. Ini menggambarkan adanya aktivitas ekonomi dalam pembayaran pajak tersebut,” kata Sri Mulyani. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump menyepakati tarif resiprokal 19… Read More
Poin Penting PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) proyeksikan penjualan mobil bekas naik jelang mudik… Read More
Poin Penting Tarif resiprokal RI–AS berisiko menahan ekonomi akibat lemahnya permintaan global, gangguan rantai pasok,… Read More
Poin Penting Kecelakaan KA Bandara dan truk kontainer di Poris terjadi akibat badan kontainer tertinggal… Read More
Poin Penting Bank Sentral Eropa mendenda JPMorgan Chase cabang Eropa 12,18 juta euro karena salah… Read More
Poin Penting Pemerintah dan Freeport-McMoRan teken MoU perpanjangan IUPK Grasberg 2041–2061 (life of resource), disaksikan… Read More