ihsg masuk fase jenuh beli
Jakarta – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio angkat bicara soal perubahan batas minimal saldo rekening yang wajib dilaporkan ke Direktorat Jendral Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan dari Rp200 juta jadi Rp1 Miliar.
Menurut bos BEI perubahan itu juga membuat pelaku pasar bingung. Alhasil ketengan industri pasar modal pun terusik.
Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan batasan rekening keuangan wajib lapor sebesar Rp200 juta. Namun selang beberapa hari pemerintah mengubah menjadi Rp1 miliar dengan alasan mengedepankan prinsip keadilan untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Mengenai pajak itu 1 poin sebenarnya, yang diinginkan pasar itu kepastian, ketenangan. Memang bingung juga kemarin dari Rp200 juta naik jadi Rp1 miliar. Hal demikian bisa membuat pasar bertanya-tanya,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat, 9 Juni 2017.
Tito mengatakan, sebenarnya situasi pasar modal saat ini sedang bergairah dengan adanya sentimen kenaikan rating investasi dari S&P untuk Indonesia. Namun kondisi itu terusik dengan perubahan aturan rekening wajib lapor tersebut.
“Padahal setahu saya pernah ada statement bahwa yang diperiksa Rp2 miliar sama dengan penjaminan LPS. Ini memang membuat market bertanya-tanya, pada saat momentum yang sebenarnya sedang menarik,” imbuhnya.
Kendati begitu, menurut Tito tidak ada angka yang pas berapa batasan rekening yang wajib dilaporkan secara berkala. Namun yang terpenting adanya kepastian. (*)
Poin Penting Pertamina resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD) untuk mengintegrasikan Patra Niaga, Kilang Pertamina… Read More
Poin Penting Pertumbuhan hijau dinilai Anindya Bakrie sebagai bagian inti strategi pertumbuhan nasional, mencakup ekonomi,… Read More
Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More
Poin Penting BTN menegaskan komitmen ESG dan inklusivitas melalui BTN Run for Disabilities dengan melibatkan… Read More
Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More
Poin Penting Green Golf Tournament 2026 menegaskan komitmen Infobank dan industri jasa keuangan untuk berperan… Read More