Counter Bank; Kucuran kredit lambat. (Foto: Budi Urtadi)
Perkembangan pertumbuhan kredit perbankan juga terkait dari sejauh mana pemerintah bisa merealisasikan anggaran belanjanya. Ria Martati
Jakarta–Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini di kisaran 11%-13%. Per Juni, dibandingkan akhir tahun lalu (year to date), pertumbuhan kredit telah mencapai 3%, lebih baik dibanding bulan sebelumnya yang di bawah 2%.
“Saya melihat bulan ini lebih baik daripada bulan lalu. Bulan lalu kita khawatir karena pertumbuhan kredit year to date itu di bawah 2 %, tapi kalau sekarang bisa mencapai 3%,” ujar Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo di Masjid BI, Jakarta Jumat, 10 Juli 2015.
Pertumbuhan kredit semester kedua diyakini akan lebih jika Pemerintah dapat lebih agresif dalam merealisasikan anggaran, dan mendorong investasi. Sehingga pertumbuhan ekonomi pun akan terdorong di kisaran 5%-5,4%. (*)
@ria_martati
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More