Ekonomi dan Bisnis

Pertumbuhan Harga Rumah Lambat

Jakarta–Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Dasto Ledyanto mengungkapkan, bahwa perkembangan indeks harga properti residential (IHPR) mengalami pertumbuhan namun melambat dari periode sebelumnya.

“Indeks harga properti residensial pada kuartal pertama tahun ini yang menunjukkan kenaikan lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya. Adapun tipe rumah kecil mengalami kenaikan indeks tertinggi yakni sebesar 1,84 persen, disusul rumah tipe menengah tercatat naik 1,28 persen (qtq) dan rumah tipe besar naik 0,58 persen (qtq),” jelasnya di Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017.

Ia menilai faktor utama kenaikan harga runah masih disebabkan pada kenaikan harga bahan bangunan dan upah pekerja bangunan. Secara tahunan (year on year) harga properti residensial mengalami kenaikan sebesar 2,62 persen (yoy). Kenaikan tertinggi secara tahunan juga tercatat terjadi pada rumah tipe kecil sebesar 2,38 persen.

Dasto menambahkan, menguatnya pertumbuhan kenaikan harga runah diindikasikan sebagai dampak kebijakan pelonggaran rasio loan to value (LTV). Dasto juga memperkirakan kenaikan harga rumah masih akan berlanjut pada kuartal kedua tahun ini. Kenaikan tertinggi diperkirakan juga masih akan terjadi pada harga rumah tipe kecil. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

View Comments

Recent Posts

Setelah Kabar “Tukar Guling” Juda Agung: Independensi BI “Luntur”, dari Meritokrasi ke Politik Patronase

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group SEGALANYA bisa terjadi. Tatatan bisa saja tinggal… Read More

44 mins ago

Peluncuran Kampanye “Pensiun Gak Susah”

Kampanye ini merupakan bagian dari inisiatif Bank DBS Indonesia dan DBS Foundation dalam mendorong masyarakat… Read More

5 hours ago

7 SBN Ritel Dirilis, Masih Layak Dibeli Tahun Ini?

Poin Penting SBN Ritel masih layak dibeli tahun ini karena bersifat stabil, berisiko rendah, dan… Read More

7 hours ago

Persiapan Pensiun Sejak Dini, Ini Cara Simpel Menghitung Dana yang Dibutuhkan

Poin Penting Retirement Goal Calculator dari Bank DBS Indonesia membantu menghitung kebutuhan dana pensiun secara… Read More

8 hours ago

Bancassurance DBS Tumbuh Double Digit di 2025

Poin Penting Bisnis bancassurance Bank DBS Indonesia tumbuh double digit sepanjang 2025, sejalan dengan pertumbuhan… Read More

8 hours ago

Rupiah Anjlok Nyaris Rp17.000, Menkeu Purbaya Bantah Dampak Isu Thomas ke BI

Poin Penting Rupiah melemah ke Rp16.955 per dolar AS, namun pemerintah menegaskan pelemahan ini tidak… Read More

9 hours ago